Antam Bukukan Lonjakan Laba, Prospek Saham Grup MIND ID Makin Solid Didukung

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 12 September 2025 | 17:30 WIB
Segmen emas menjadi kontributor terbesar penjualan Antam, dengan capaian pertumbuhan penjualan yang signifikan di semester pertama 2025 sebesar 163?ngan nilai Rp49,54 triliun. (DOK. ANTAM)
Segmen emas menjadi kontributor terbesar penjualan Antam, dengan capaian pertumbuhan penjualan yang signifikan di semester pertama 2025 sebesar 163?ngan nilai Rp49,54 triliun. (DOK. ANTAM)

Kabar BUMN - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) membukukan lonjakan profitabilitas semester pertama 2025 sebesar 240%, atau mencapai sebesar Rp5,14 triliun, dibandingkan capaian laba periode yang sama di tahun 2024 sebesar Rp1,51 triliun.

Selaras dengan itu, Antam mencatatkan pertumbuhan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) pada semester pertama 2025 sebesar Rp7,11 triliun, meningkat signifikan 194% dibandingkan EBITDA periode sebelumnnya sebesar Rp2,42 triliun.

Petumbuhan penjualan domestik, mencerminkan implementasi strategi Perusahaan untuk memperkuat basis pelanggan di dalam negeri pada produk-produk emas, bijih nikel dan bijih bauksit.

Baca Juga: KAI Group Layani 328 Juta Pelanggan, Peningkatan Terjadi di Seluruh Layanan

Segmen emas menjadi kontributor terbesar penjualan Antam, dengan capaian pertumbuhan penjualan yang signifikan di semester pertama 2025 sebesar 163% dengan nilai Rp49,54 triliun jika dibandingkan dengan penjualan emas periode sama tahun sebelumnya senilai Rp18,83 triliun.

Produk emas menjadi kontributor terbesar penjualan ANTAM dengan proporsi 84% terhadap total penjualan Antam pada semester pertama 2025.

Pertumbuhan penjualan emas pada semester pertama 2025, didorong oleh kondisi geoekonomi dan geopolitik global serta strategi bisnis yang efektif.

Baca Juga: Sebulan Beroperasi, Trayek Baru DAMRI Samarinda–Melak Layani Ribuan Penumpang

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, Ekky Topan menyampaikan, lonjakan kinerja Antam pada paruh pertama tahun ini tidak hanya disokong oleh kenaikan harga emas dunia, tetapi juga efisiensi operasional yang berhasil dijalankan.

“Kinerja solid tersebut mencerminkan efisiensi operasional dan peningkatan harga jual rata-rata, seiring dengan sentimen bullish di pasar komoditas emas,” ujarnya.

Menurut Ekky, harga emas dunia yang terus mencetak level tertinggi baru memberikan dukungan fundamental yang solid bagi emiten pengelola emas.

Baca Juga: Pertamina Bangun Pilot Plant Green Hydrogen di Ulubelu, Ciptakan Serapan Tenaga Kerja dan Investasi Energi Bersih

Kondisi tersebut membuat valuasi saham emiten emas, termasuk Antam yang merupakan salah satu emiten Grup MIND ID ini masih menarik untuk diakumulasi oleh para investor khususnya dalam jangka pendek hingga menengah.

Sementara itu, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama menilai ANTM masih memiliki ruang kenaikan seiring tren positif harga emas dunia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini