Menurutnya, perseroan berpotensi mendapat keuntungan dari kenaikan average selling price (ASP) emas yang berdampak pada kinerja pendapatan dan laba bersih.
Baca Juga: Len Industri dan Telkomsat Tandatangani MoU, Perkuat Sinergi Satelit dan Pertahanan Nasional
Selain itu, perseroan juga disebut memiliki komitmen untuk meningkatkan kapasitas produksi dan volume penjualan guna menjaga kinerja tetap optimal.
Namun demikian, Nafan menekankan pentingnya diversifikasi bisnis bagi emiten tambang Grup MIND ID ini untuk menghadapi fluktuasi harga komoditas, seperti nikel, batu bara, dan tembaga.
“Hilirisasi tidak bisa ditinggalkan. Proses pembangunan industri hilir akan memberikan added value yang signifikan, sehingga prospek sektor tambang positif di masa depan,” ucapnya.***
Artikel Terkait
Laba Bersih Melonjak Sepuluh Kali Lipat, ANTAM Group MIND ID Catat Kinerja Positif di Kuartal I 2025
Ganti Pucuk Pimpinan, ANTAM Optimistis Jadi Pemain Utama Mineral Strategis
ANTAM Bagi Dividen 100 Persen Usai Cetak Kinerja Cemerlang Sepanjang 2024
ANTAM Kembali Ukir Prestasi Internasional, Sabet Tiga Penghargaan di Ajang Institutional Investor Corporate Awards 2025
ANTAM Sabet Dua Penghargaan di IOB Award 2025, Perkuat Posisi Sebagai Merek Emas Nomor Satu di Indonesia
Sambut HUT Ke-80 RI, ANTAM Luncurkan Emas Gift Series “Simfoni Ibu Pertiwi” untuk Rayakan Cinta Tanah Air