Kabar BUMN – Tren kenaikan harga emas terus berlanjut dan menarik perhatian masyarakat. Dalam kurun satu tahun terakhir, harga emas telah meningkat sekitar 50% dan kini menyentuh Rp2,1 juta per gram.
Lonjakan ini terjadi di tengah turunnya suku bunga bank, sehingga emas kembali menjadi pilihan favorit sebagai instrumen investasi aman.
Sejak pertengahan tahun, analis investasi telah memprediksi kenaikan harga emas hingga awal tahun depan. Kondisi ini didorong oleh dinamika global dan faktor geopolitik yang memicu tingginya permintaan emas.
Baca Juga: Wisata Malam di Candi Sewu, Masih Bersama Kisah Tanah Jawa, Menyimak Cerita yang Jarang Terungkap
Sementara itu, Bank Indonesia dalam dua bulan terakhir telah menurunkan suku bunga acuan hingga ke level 4,75%. Jika dibandingkan awal 2021, harga emas yang semula berada di kisaran Rp900 ribuan kini melonjak lebih dari 200% dalam empat tahun.
BSI turut memanfaatkan peluang ini dengan memperkuat produk kepemilikan berbasis emas, seperti cicil emas dan tabungan emas.
Sejak diluncurkan, BSI Emas sudah berhasil menjual lebih dari 1 ton emas melalui aplikasi BYOND dengan hampir 180 ribu nasabah. Penyaluran pembiayaan cicil emas per Juli 2025 bahkan tumbuh 135% year on year.
Baca Juga: Dahana Perkenalkan Inovasi Dabex UG di Mining Indonesia 2025
Pertumbuhan nasabah cicil emas dan gadai emas dalam tiga tahun terakhir juga meningkat pesat, mencapai hampir 600 ribu orang atau naik sekitar 111%.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan pentingnya memanfaatkan momentum ini. Ia mengatakan waktu terbaik membeli emas adalah sekarang.
“Karena, tren harga emas dalam jangka panjang akan terus naik, karena itu sifatnya tidak untuk trading jangka pendek,” ujarnya.
Baca Juga: Layanan Kesehatan Gratis Hadir di Terminal Manggar, PT Timah Gandeng Dishub Beltim
Menurut Anggoro, respon nasabah terhadap produk emas BSI jauh melampaui ekspektasi. Emas dinilai sebagai instrumen yang aman, mudah diakses, dan sesuai prinsip syariah.
Ia menambahkan, tren ini juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan industri perbankan syariah di Indonesia.
“Nasabah yang membeli emas tahun lalu sudah bisa menikmati hasilnya. Mereka pasti bahagia,” tambahnya.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
BSI Perkuat Pembiayaan Travel Umrah untuk Dongkrak Industri Halal Nasional
Harga Emas Tembus Rp2 Juta per Gram, Permintaan Cicil Emas di BSI Meroket
BSI Dorong Ekonomi Hijau Lewat Green Financing dan Zakat Berkelanjutan
BSI Dorong Persiapan Haji Lewat Tabungan Tanpa Biaya Admin
BSI Gelar Gebyar Lelang, 2.000 Aset Ditawarkan dengan Harga Menarik