Per Maret 2025, DPK tercatat Rp319,34 triliun, naik 7,40% dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga: Dahana Perkenalkan Inovasi Dabex UG di Mining Indonesia 2025
Sekitar 61% di antaranya merupakan dana murah, dan tabungan wadiah berkontribusi besar karena bebas biaya administrasi.
Melihat tren positif tersebut, Anggoro optimis pertumbuhan payroll BSI akan tetap mencatat kinerja positif di tahun ini.
Hal ini juga didukung oleh posisi strategis BSI sebagai bank operasional pemerintah dan mitra resmi berbagai kementerian serta lembaga negara dalam pengelolaan rekening gaji.***
Artikel Terkait
Harga Emas Tembus Rp2 Juta per Gram, Permintaan Cicil Emas di BSI Meroket
BSI Dorong Ekonomi Hijau Lewat Green Financing dan Zakat Berkelanjutan
BSI Dorong Persiapan Haji Lewat Tabungan Tanpa Biaya Admin
BSI Gelar Gebyar Lelang, 2.000 Aset Ditawarkan dengan Harga Menarik
Harga Emas Melonjak, Nasabah BSI Raup Manfaat Investasi