“Dengan kehadiran layanan premium, digitalisasi end-to-end, serta moda baru seperti Whoosh dan LRT Jabodebek, KAI Group semakin memperkuat posisinya sebagai pelopor transportasi modern yang efisien, ramah lingkungan, dan terintegrasi, mendukung agenda green transportation nasional,” lanjut Anne.
Baca Juga: KA Matarmaja Tampil dengan Wajah Baru, Kursi Lebih Nyaman Tetap Jadi Favorit Rakyat
KAI juga memperluas perannya sebagai katalisator ekonomi rakyat. Pada 15 Agustus lalu, KAI melakukan uji dinamis Kereta Petani-Pedagang rute Surabaya Gubeng–Lamongan PP.
“Kereta ini dirancang khusus untuk memudahkan petani dan pedagang mengangkut hasil panen dan dagangan dengan aman, efisien, dan terjangkau. Inisiatif ini menjadi langkah kontribusi KAI dalam menggerakkan ekonomi masyarakat,” tutup Anne.***
Artikel Terkait
KAI Serap BBM Subsidi 139,8 Juta Liter di Januari hingga Agustus 2025, Masyarakat Merasakan Manfaatnya
Dorong Ekonomi Rakyat, Kemendag dan KAI Services Bawa UMKM ke Dunia Perkeretaapian
HUT ke-80 KAI: Sejarah Panjang Menyatukan Negeri Hingga Kini Menuju Transformasi Digital dengan Semangat Melayani
Pengabdian yang Tak Terlupakan, KAI Beri Apresiasi untuk Insan Purna Tugas
GAPEKA Jadi Wadah Interaktif di Perayaan 19 Tahun KAI Bandara Yogyakarta
HUT LRT Jabodebek: KAI Luncurkan Identitas Baru Transportasi Perkotaan