AgenBRILink LQQ Jadi Andalan Warga Purwodadi, Layani Transaksi hingga Ratusan Juta per Hari

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 29 September 2025 | 09:00 WIB
AgenBRILink LQQ di Purwodadi milik Ujang Mahmudi layani ratusan juta transaksi setiap hari. (bri.co.id)
AgenBRILink LQQ di Purwodadi milik Ujang Mahmudi layani ratusan juta transaksi setiap hari. (bri.co.id)

Kabar BUMN - AgenBRILink terus membuktikan perannya sebagai solusi keuangan masyarakat di tingkat lokal.

Salah satu contohnya adalah AgenBRILink LQQ yang berlokasi di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Arga Makmur, Bengkulu Utara.

Kehadirannya bukan hanya menjadi pusat transaksi keuangan warga, tetapi juga mitra penting bagi sejumlah koperasi di sekitarnya.

Baca Juga: Perkuat Sistem Kelistrikan Kalimantan, PLN EPI Pastikan Pasokan Gas untuk PLTMG Bangkanai

Meski baru resmi beroperasi sejak 16 Agustus 2023, agen milik Ujang Mahmudi ini menunjukkan perkembangan pesat.

Awalnya, Ujang hanya melayani warga dengan fasilitas sederhana di sebuah container box.

Kini, ia berhasil membangun ruko permanen yang lebih nyaman dan aman bagi nasabah.

Baca Juga: 5 Cara yang Perlu Dilakukan untuk Melindungi Data Pribadi Dibobol Saat Traveling

“Alasan membuka usaha jadi AgenBRILink ya karena ingin mempermudah masyarakat di sini yang rata-rata pedagang pasar.

"Mereka itu kan butuh transaksi cepat, mudah, aman.

"Selain itu, untuk saya saat buka AgenBRILink, tentu ingin ada sumber pendapatan tambahan lainnya,” jelas Ujang.

Baca Juga: Promo Spesial HUT ke-80 KAI Masih Belum Berakhir, Nikmati Diskon 20% Sampai Akhir September 2025

Layanan yang disediakan AgenBRILink LQQ sangat beragam, mulai dari setoran, tarik tunai, pembayaran tagihan rutin, hingga pencairan dana.

Nilai transaksi yang terjadi bahkan bisa menembus ratusan juta rupiah per hari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: bri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini