Ia menegaskan, .bioenergi bukan hanya soal limbah, tapi energi hijau yang bersih, modern, dan siap pakai. Dengan cara pandang baru, bioenergi harus diposisikan sejajar dengan batu bara dan gas, bukan sekadar limbah.
Baca Juga: Pitch Deck Berbicara: Slide Statis Jadi Video Investor AI
Dengan rebranding ini, PLN EPI memposisikan diri tidak hanya sebagai penyedia bahan baku, melainkan penggerak solusi energi hijau yang menyatukan rantai pasok, teknologi, inovasi, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Langkah ini sekaligus mempertegas PLN EPI sebagai bagian strategis dalam mewujudkan kedaulatan energi nasional dan agenda keberlanjutan global.
“Potensinya luar biasa. Jika ekosistemnya dipersiapkan dengan baik, angka 10 juta ton pasokan bioenergi bukan mustahil tercapai. Kuncinya ada pada keberanian kita mengubah cara pandang dan menjadikan bioenergi sebagai motor transisi energi Indonesia,” tutup Hokkop.***
Artikel Terkait
PLN EPI Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2025
PLN EPI dan BNI Perkuat Ekosistem Biomassa Lewat Transformasi Pengadaan dan Solusi Pembiayaan
Uji Ketangguhan Organisasi Hadapi Situasi Krisis, PLN EPI Gelar Simulasi Business Continuity Plan
Dorong Ekonomi Sirkular di Gunungkidul, PLN EPI Jadikan Maggot BSF Solusi Sampah Berkelanjutan
Perkuat Sistem Kelistrikan Kalimantan, PLN EPI Pastikan Pasokan Gas untuk PLTMG Bangkanai
PLN EPI Perkuat Rantai Pasok Gas untuk Memastikan Ketahanan dan Transisi Energi