PLN EPI Raih Penghargaan Platinum di Asian Impact Awards 2025 Berkat Inovasi Energi Berkelanjutan

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 16:30 WIB
PLN EPI raih Platinum di Asian Impact Awards 2025 berkat program Desa Berdaya Energi Gunung Kidul yang inovatif, berdampak, dan berkelanjutan. (Dok. PLN EPI)
PLN EPI raih Platinum di Asian Impact Awards 2025 berkat program Desa Berdaya Energi Gunung Kidul yang inovatif, berdampak, dan berkelanjutan. (Dok. PLN EPI)

Kabar BUMN - Subholding PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional.

Perusahaan ini berhasil meraih Platinum (Excellence) Award dalam ajang Asian Impact Awards 2025 yang digelar di Confetti KL, Kuala Lumpur, Malaysia.

Ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility (Indonesia) dan Portman College (Malaysia) pada 18 September 2025 tersebut menilai program Desa Berdaya Energi Gunung Kidul sebagai inisiatif yang berdampak nyata, inovatif, serta konsisten dalam mendorong energi berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Uniknya Candi Sukuh, Candi yang Dibangun Terburu-buru dan Mirip Bangunan Suku Maya

Selain penghargaan tersebut, Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, turut menerima gelar Certified CSR Leader (CCL) atas dedikasi dan kepemimpinannya dalam mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) berkelanjutan.

Pencapaian ini memperkuat posisi PLN EPI sebagai salah satu perusahaan yang serius menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap kegiatan bisnisnya.

Penilaian dalam Asian Impact Awards dilakukan berdasarkan ESG Rating Score dengan empat pilar utama, yakni Local Risk Mapping Index (LRMI), Risk-Strategy Alignment Index (RSAI), Action Mitigation Score (AMS), dan Field Verification Score (FVS).

Baca Juga: Prabowo Saksikan Serah Terima Aset Negara ke PT Timah, Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola dan Tingkatkan Kontribusi Nasional

Dari hasil penilaian, program Desa Berdaya Energi Gunung Kidul memperoleh skor ESG sebesar 94,6, menempatkan PLN EPI dalam kategori Risk High-Action High (Leader Quadrant).

Artinya, program ini dinilai sangat berdampak dan dapat dijadikan model replikasi bagi wilayah lain.

Melalui program ini, PLN EPI menunjukkan langkah nyata dalam menghadapi tantangan sosial dan lingkungan.

Baca Juga: Lidah Terbakar Cabai? Ini 7 Makanan dan Minuman Ampuh Redakan Rasa Pedas dalam Sekejap

Salah satu inovasinya adalah penanaman tanaman Indigofera, di mana rantingnya digunakan sebagai biomassa bahan cofiring pembangkit listrik dan daunnya dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Tak hanya itu, program ini juga mengembangkan pupuk organik, budidaya maggot BSF, peternakan kambing perah untuk peningkatan gizi balita, serta penguatan UMKM dan kelembagaan desa berbasis ekonomi sirkular energi bersih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini