KAI Services dan Kemendag Kolaborasi Buka Akses Pasar UMKM ke Jaringan Kereta Api Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:30 WIB
KAI Services berkolaborasi dengan Kemendag membuka akses pasar bagi UMKM ke jaringan kereta api nasional. (reska.id)
KAI Services berkolaborasi dengan Kemendag membuka akses pasar bagi UMKM ke jaringan kereta api nasional. (reska.id)

Kabar BUMN - PT Reska Multi Usaha (KAI Services), anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk membuka akses pasar bagi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan kemasan agar dapat masuk ke jaringan bisnis perkeretaapian di seluruh Indonesia.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperluas jangkauan produk pangan lokal melalui ekosistem layanan KAI Services, yang meliputi Loko Café, Loko Café Go, Gerbong Oleh-Oleh, hingga layanan sales on train.

Direktur Utama KAI Services, Ririn Widi Astutik, menjelaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman pelanggan dengan menghadirkan cita rasa khas Nusantara selama perjalanan dengan kereta api.

Baca Juga: ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan di NTT Aman dan Terkendali Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

“Kami ingin menjadikan produk UMKM sebagai bagian dari perjalanan pelanggan KAI.

"Melalui jaringan bisnis kami, UMKM pangan kemasan dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas, baik di stasiun, di atas kereta, maupun melalui platform digital Railfood,” ujar Ririn.

Lebih lanjut, Ririn menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan semangat BUMN untuk memperkuat peran UMKM dalam rantai pasok nasional, serta menciptakan peluang pertumbuhan ekonomi baru di sektor kuliner dan pariwisata berbasis transportasi.

Baca Juga: PT SUCOFINDO Buka Lowongan Magang untuk Mahasiswa Psikologi, Penempatan di Jakarta

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam membantu UMKM memperluas jangkauan produknya ke pasar yang lebih potensial.

“KAI Services memiliki captive market yang menjangkau hingga 16 juta penumpang antarkota setiap bulannya.

"Ini menjadi peluang strategis bagi UMKM untuk memperkenalkan produk pangan lokal kepada konsumen yang lebih luas,” ujar Iqbal.

Baca Juga: Tersembunyi di Kuningan, Telaga Biru Cicerem Punya Suasana Magis Bak Negeri Dongeng

Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, Kemendag dan KAI Services menggelar kegiatan business matching yang menghadirkan 25 pelaku UMKM pangan kemasan unggulan.

Produk yang ditampilkan meliputi camilan khas daerah, minuman siap saji, serta bumbu masak tradisional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: reska.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini