“Terima kasih atas dukungan PT Timah. Bantuan ini benar-benar memotivasi kami dan sangat membantu, apalagi harga bibit nanas cukup mahal jika dibeli sendiri."
Baca Juga: PT SUCOFINDO Buka Lowongan Magang untuk Mahasiswa Psikologi, Penempatan di Jakarta
"Kami berharap bisa terus bermitra dengan PT Timah dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kundur,” tambahnya.
Hal senada disampaikan oleh Dedi Junaidi, Ketua Kelompok Tani Bina Tani di Dusun Ganse, Desa Gantung, Belitung Timur.
Ia mengaku senang menerima bantuan mesin perontok jagung karena alat tersebut sangat mempermudah pekerjaan petani.
Baca Juga: Tersembunyi di Kuningan, Telaga Biru Cicerem Punya Suasana Magis Bak Negeri Dongeng
“Mesin ini sangat berguna bagi kami karena mempermudah dan mempercepat proses pemisahan biji jagung dari tongkolnya. Selain itu, alat ini juga dirancang untuk meningkatkan kualitas hasil jagung yang sudah dirontokkan,” jelas Dedi.
Dedi turut mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT Timah atas perhatian yang diberikan kepada para petani.
“Bantuan ini memang sangat kami butuhkan untuk meringankan pekerjaan di lapangan. Terima kasih kepada PT Timah yang selalu peduli, kami benar-benar merasa terbantu karena sudah lama berharap memiliki mesin seperti ini,” ujarnya. ***
Artikel Terkait
PT Timah Bantu Biaya Pengobatan Ropianti, Korban Salah Sasaran Penyiraman Air Keras
PT Timah Tbk Tegaskan Komitmen Lawan Stunting Lewat Edukasi dan Pemberian Gizi di Karimun
Kolaborasi Pendidikan dan Industri: Mahasiswa UBB Pelajari Manajemen Keuangan di PT Timah Tbk
PT Timah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Partisipasi di Beragam Pameran
Prabowo Saksikan Serah Terima Aset Negara ke PT Timah, Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola dan Tingkatkan Kontribusi Nasional