Hingga kini, proyek Jalan Tol Serang–Panimbang telah menyerap lebih dari 1.300 tenaga kerja dan melibatkan UMKM mitra proyek dengan total nilai transaksi mencapai Rp1 triliun.
WIKA menargetkan Seksi 2 (Rangkasbitung–Cileles) dapat beroperasi pada tahun 2026, sementara Seksi 3 (Cileles–Panimbang) ditargetkan rampung pada tahun 2027.
Dengan demikian, konektivitas penuh dari Serang hingga Panimbang diharapkan segera terwujud.
“Kami percaya pembangunan infrastruktur harus memberi dampak luas, bukan hanya saat beroperasi, tapi sejak masa konstruksi.
Baca Juga: Panduan Lengkap Registrasi Ulang Tring! by Pegadaian, Langkah Mudah Menuju Transaksi Aman dan Nyaman
"Keterlibatan UMKM dan masyarakat lokal menjadi bagian dari strategi WIKA dalam menciptakan nilai tambah,” tambah Agung BW.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, WIKA optimistis proyek Jalan Tol Serang–Panimbang dapat diselesaikan tepat waktu dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Banten di masa mendatang.***
Artikel Terkait
WIKA Gelar Donor Darah Rutin, Partisipasi Karyawan Meningkat
Tanam 220 Bibit Pohon Alpukat, WIKA Sulap Lahan Bekas Proyek Jadi Penyerap 4,84 ton Karbon Dioksida
WIKA Catat Kontrak Baru Rp5,24 Triliun Hingga Agustus 2025
Pacu Pembangunan Tol IKN 1B, Kinerja WIKA Lebih Cepat Lima Persen dari Target
WIKA Genjot Proyek Bendungan Jenelata, Perkuat Ketahanan Air dan Energi Hijau di Sulawesi Selatan