Kabar BUMN - Kurnia Ningsih atau Nia, perempuan asal Bangka, membuktikan bahwa semangat pantang menyerah bisa melahirkan peluang baru.
Dari warung makan sederhana, kini ia sukses mengembangkan camilan kulit ayam crispy “Tukenia” yang gurih dan populer.
Usaha ini bermula pada 2017 ketika Nia dan suaminya menjual menu kulit ayam goreng.
Baca Juga: Catat! DAMRI Kasih Diskon Tiket 20 Persen di Tanggal 25 Oktober
Namun pandemi membuat warungnya harus tutup sementara.
Tak ingin berhenti di situ, mereka berinovasi dengan mengubah menu andalan menjadi camilan kering yang tahan lama.
“Saya berpikir bagaimana caranya supaya usaha tetap jalan. Akhirnya kami mencoba mengolah kulit ayam jadi camilan crispy yang tahan lama dan bisa dijual ke rumah-rumah,” ujar Nia.
Dari ide sederhana itu, lahirlah “Tukenia”.
Camilan kulit ayam ini berbumbu rempah Nusantara tanpa pengawet, dikemas higienis, dan tetap mempertahankan cita rasa gurih yang khas.
Ketekunan Nia membawa langkahnya bertemu dengan program kemitraan Pendananaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Timah Tbk melalui kegiatan pelatihan dari Dinas Koperasi dan UMKM.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Dalam Negeri Paling Seru untuk Libur Nataru 2025/2026
Melalui program tersebut, ia mendapat bantuan modal, pelatihan, hingga kesempatan mengikuti pameran UMKM.
Dukungan inilah yang memperluas jangkauan pemasaran produknya.
Artikel Terkait
Bantu Petani Bangkit, PT Timah Salurkan Mesin dan Bibit hingga ke Belitung Timur
Sambal Lingkung Dapuk Nyamen Apri Kian Dikenal, PT TIMAH Tbk Terus Dukung UMKM Bangka
PT Timah Ulurkan Bantuan, Ringankan Biaya Pengobatan Bayi Penderita Bibir Sumbing di Pangkalpinang
PT Timah Tbk Tegaskan Komitmen Sosial Lewat Program CSR Berkelanjutan di Sekitar Wilayah Tambang
Sentuhan Kepedulian PT TIMAH Tbk, Hadirkan Rumah Aman untuk Keluarga Aling