Kabar BUMN - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan transaksi tiket online sebesar 6% sejak dimulainya kampanye Paperless pada 12 Oktober 2025.
Kini, proporsi penjualan tiket Whoosh mencapai 85% secara online, naik dari sebelumnya 79%.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa peningkatan transaksi online ini mencerminkan perubahan perilaku positif masyarakat terhadap layanan digital.
Baca Juga: Dibuka hingga 31 Oktober! Ini Kesempatan Magang di Bidang Desain Bank Mandiri
Untuk memperkuat ekosistemnya, KCIC menggandeng dua mitra baru, Jontru dan Trip.com.
Kolaborasi ini hadir untuk memperluas akses pembelian tiket baik bagi pengguna korporat maupun wisatawan mancanegara.
“Peningkatan transaksi online sebesar 6% menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman beralih ke sistem digital.
Baca Juga: Rekomendasi Pie Susu yang Favorit Pelancong untuk Oleh-Oleh dari Bali
"Melalui penambahan channel pemesanan seperti Jontru dan Trip.com, kami ingin memperluas jangkauan pasar agar layanan Whoosh semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan pengguna,” ujar Eva.
Kesuksesan kampanye Paperless juga ditopang oleh langkah edukatif di lapangan.
KCIC menugaskan 40 petugas khusus di seluruh stasiun Whoosh untuk membantu penumpang membeli tiket online, menggunakan aplikasi, hingga melakukan boarding tanpa tiket fisik.
Baca Juga: PLN dan KAI Kolaborasi Elektrifikasi Jalur Kereta di Indonesia
Dengan sistem Paperless, penumpang cukup menunjukkan tiket QR di ponsel untuk dipindai di gate.
Proses ini mempercepat boarding, mengurangi limbah kertas, dan mendukung transportasi ramah lingkungan.
Artikel Terkait
Jalan DI Panjaitan Direkayasa, KCIC Minta Penumpang Whoosh Berangkat Lebih Awal
KCIC Hadirkan Diskon Tiket Whoosh Oktober, Bonus Souvenir Eksklusif
Naik Whoosh Bareng Rame-Rame? Ada Diskon Rombongan dari KCIC!
Perawatan Lebih Menyeluruh, KCIC Terapkan Jadwal Baru Whoosh Setiap Minggu
KCIC Catat Lonjakan Pengguna FWC, Nikmati Tarif Tetap dan Diskon hingga 35%