BNI Agen46 Catat Lonjakan Transaksi 79,81 Juta Kali, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 26 Oktober 2025 | 13:30 WIB
Hingga September 2025, jumlah transaksi yang diproses melalui BNI Agen46 mencapai 79,81 juta transaksi, tumbuh 37,2% yoy. (bni.co.id)
Hingga September 2025, jumlah transaksi yang diproses melalui BNI Agen46 mencapai 79,81 juta transaksi, tumbuh 37,2% yoy. (bni.co.id)

Kabar BUMN - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatat capaian gemilang melalui jaringan BNI Agen46, yang menunjukkan lonjakan signifikan dalam aktivitas transaksi seiring meningkatnya peran bank dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

Hingga September 2025, jumlah transaksi yang diproses melalui BNI Agen46 mencapai 79,81 juta transaksi, tumbuh 37,2% secara tahunan (year on year/YoY).

Capaian ini menegaskan semakin kuatnya kontribusi Agen46 dalam memperluas akses layanan keuangan dan memperkokoh ekonomi berbasis masyarakat di berbagai daerah.

Baca Juga: Hidangan Bakso Terbaik di Seluruh Dunia Versi Taste Atlas

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen BNI dalam memperluas inklusi keuangan nasional sekaligus mendukung penguatan ekonomi rakyat.

“Catatan ini menjadi cerminan nyata bahwa keterlibatan BNI mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

"Sejalan dengan arahan pemerintah lewat program KDMP/KKMP, BNI terus memperluas peran BNI Agen46 agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Salurkan Perahu Literasi, BRI Peduli Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Wilayah Pesisir Tolitoli

Tak hanya mencatat pertumbuhan transaksi, kinerja finansial jaringan keagenan BNI juga menunjukkan hasil positif.

Fee Based Income (FBI) dari layanan keagenan tumbuh 18,9% YoY, sementara CASA (Current Account Saving Account) atau saldo rekening afiliasi agen meningkat 39,3% YoY menjadi Rp5,5 triliun.

Okki menjelaskan, keberhasilan tersebut didorong oleh strategi pemetaan jaringan dan optimalisasi perangkat EDC Android, yang meningkatkan efisiensi, kecepatan, serta kenyamanan layanan bagi para agen dan nasabah.

Baca Juga: Puluhan Tahun Menanti, 22 Desa di Murung Raya Kini Nikmati Listrik 24 Jam Berkat Program Lisdes PLN

Hingga akhir September 2025, jumlah BNI Agen46 mencapai 226.143 agen, naik 9,1% YoY.

“Angka-angka ini menunjukkan peran signifikan BNI Agen46, tidak hanya sebagai ujung tombak distribusi layanan keuangan, tetapi juga sebagai motor penggerak pertumbuhan dana murah dan penyaluran kredit BNI,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: bni.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini