Bakamla RI dan PT Pindad Perkuat Sinergi untuk Pengembangan Alutsista Laut Nasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 26 Oktober 2025 | 21:45 WIB
Bakamla RI jajaki kerja sama dengan PT Pindad untuk memperkuat pertahanan laut dan uji coba alutsista buatan dalam negeri. (Dok. PT Pindad)
Bakamla RI jajaki kerja sama dengan PT Pindad untuk memperkuat pertahanan laut dan uji coba alutsista buatan dalam negeri. (Dok. PT Pindad)

Kabar BUMN - Upaya memperkuat kemampuan pertahanan maritim dalam negeri terus dilakukan melalui sinergi antara lembaga pemerintah dan industri pertahanan nasional.

Kali ini, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) melakukan kunjungan resmi ke PT Pindad pada Rabu, 22 Oktober 2025, di Auditorium PT Pindad, Bandung.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Irvansyah, dan diterima oleh Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, beserta jajaran direksi dan manajemen perusahaan.

Baca Juga: Menuju 2026, Pemerintah dan Pupuk Indonesia Genjot Validasi Data Petani di e-RDKK, Siap Maksimalkan Penyaluran Pupuk Subsidi

Dalam pertemuan tersebut, PT Pindad memaparkan berbagai produk unggulannya yang telah berkontribusi besar pada sektor pertahanan, termasuk lini produksi senjata dan amunisi.

Sigit P. Santosa menyebutkan bahwa kolaborasi antara kedua institusi memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh, khususnya dalam mendukung kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista) maritim.

Sigit mengatakan, “Ini merupakan interaksi yang bagus terutama yang menyangkut alutsista kebutuhan laut."

Baca Juga: D3 Semua Jurusan Bisa Lamar! BUMN Ini Buka Loker Penempatan Jawa Barat

"Bakamla sudah menggunakan senjata SM5 kal. 12,7 mm dan amunisinya, tentu saja kami ingin sekali meneruskan kerja sama untuk mendukung Bakamla."

"Kami punya alat-alat anti-drone yang memiliki sistem interface, baik yang portable maupun mobile. Selain itu kami juga memiliki combat boat yang dilengkapi senjata 30 mm untuk patroli laut."

"Produk-produk PT Pindad juga sudah digunakan dan terpasang di kapal PT Pal untuk mendukung TNI AL. Harapan untuk ke depannya, kita bisa menjalin interaksi yang lebih dekat.”

Baca Juga: Pantai Goa Cina Malang, Tempat Pas untuk Healing di Tepi Laut

Dari sisi Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Irvansyah menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memahami potensi industri pertahanan dalam negeri.

Menurutnya, Bakamla tengah membangun sistem pemantauan maritim terpadu yang membutuhkan dukungan alutsista modern dan andal.

Ia menyampaikan, “Kami sedang membangun Pos Pantau Bakamla yaitu National Maritime Surveillance System yang terintegrasi dari Sabang-Merauke."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini