Fokus pada pasar ekspor di kawasan Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja penjualan dan harga jual rata-rata logam timah Perseroan yang mencapai USD 33.596 per ton, naik 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Sulawesi Ajak Kelompok Wanita Panen Bersama untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Lebih lanjut, Fina mengungkapkan, sepanjang Kuartal III-2025, PT Timah membukukan pendapatan sebesar Rp6,6 triliun, dengan EBITDA Rp1,5 triliun.
Dari capaian tersebut, laba bersih mencapai Rp602 miliar, atau 78% dari target laba tahun 2025 sebesar Rp774 miliar.
Dari sisi neraca, total aset Perseroan naik 7% menjadi Rp13,7 triliun, sementara liabilitas meningkat 14% menjadi Rp6,1 triliun. Ekuitas Perseroan juga meningkat 2% menjadi Rp7,61 triliun, didorong oleh laba positif yang dicatatkan hingga kuartal III.
Baca Juga: Komitmen ITDC Jaga Kebersihan The Mandalika, Tangani 7,2 Ton Sampah Kiriman di Pantai Tanjung Aan
Indikator keuangan utama menunjukkan kondisi yang sehat: Quick Ratio: 32,8%, Current Ratio: 177,8%, Debt to Asset Ratio: 44,4% dan Debt to Equity Ratio: 79,9%
Kondisi ini menunjukkan bahwa struktur keuangan PT Timah tetap solid dan likuid untuk mendukung rencana operasional dan pengembangan bisnis.***
Artikel Terkait
PT Timah Tbk Hidupkan Kembali Lahan Tambang dengan Tebar 15.000 Benih Ikan di Bangka
PT Timah Tbk Segarkan Struktur Manajemen, Mantapkan Langkah Menuju Kinerja Berkelanjutan
Tebar 15 Ribu Bibit Ikan, PT TIMAH Tbk Optimalkan Lahan Pascatambang
Dari Limbah Jadi Karya: PT Timah Dukung Kreativitas Pemuda Bangka
PT TIMAH Tbk Ringankan Biaya Pengobatan Ravael, Pejuang Kanker Asal Mentok
PT Timah Tbk Salurkan Dukungan untuk Sekolah dan Siswa Kreatif di Bangka Barat