Akhmad menjelaskaskan, sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, selain berperan dalam memperluas akses pembiayaan, BRI juga membantu UMKM tumbuh lebih tangguh, naik kelas dan berdaya saing di pasar.
Baca Juga: KAI Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Outstanding National Transportation Provider 2025
“Peningkatan omzet yang dicapai para debitur menjadi bukti bahwa inklusi keuangan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi grassroot,” ujar Akhmad.
Kinerja positif ini semakin menegaskan peran BRI sebagai agent of development yang konsisten mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan nasional melalui sektor UMKM.
Sebagai informasi, hingga Oktober 2025, BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp147,2 triliun kepada 3,2 juta debitur.
Baca Juga: Ditargetkan Rampung 2026, WIKA Telah Menyelesaikan 65 Persen Proyek LPG Tuban
Realisasi tersebut setara dengan 83,2% dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 sebesar Rp177 triliun, dimana angka ini meningkat dari alokasi awal sebesar Rp175 triliun seiring tingginya permintaan pembiayaan produktif dari pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia.***
Artikel Terkait
Ayo Coba Peruntungan! Transaksi di Merchant BRI Palembang Bisa Dapat Motor dan Emas Lewat Lucky Ride 2025
Ditopang Kondisi Makroekonomi Nasional, BRI Cetak Laba Rp41,2 Triliun Hingga Triwulan III-2025
BRI Akan Buyback Saham Lagi dari Alokasi Dana Rp3 Triliun
Hingga September 2025, LinkUMKM BRI catat 13,6 juta pengguna
Masuk Tahun Kelima, BRI Kembali Hadirkan Pengusaha Muda BRILiaN untuk wujudkan UKM naik kelas
BRI Salurkan BLTS Kesra Tahap I Senilai Rp4,4 triliun untuk 4,9 Juta Keluarga