Berdasarkan informasi dari situs resmi batan.go.id , Indonesia memiliki potensi kandungan thorium mencapai 210.000 - 270.000 ton yang tersimpan di Bangka, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Barat. Potensi ini memberikan peluang yang sangat besar bagi Indonesia untuk mengembangkan dan memanfaatkannya.
Baca Juga: Langkah-Langkah Ini Ditujukan Bagi Pekerja yang Ingin Lebih Produktif dan Memenuhi Target
“Proyek amonia hijau yang berbasis thorium ini akan menjadi inisiatif pertama di Indonesia untuk memanfaatkan tenaga nuklir,” tambah Dannif.
Dengan kerjasama ini Pertamina NRE semakin menegaskan posisinya sebagai ujung tombak Pertamina Group sekaligus mitra strategis pemerintah dalam melakukan transisi energi di Indonesia untuk mencapai target net zero emission Indonesia tahun 2060. Pertamina NRE berkomitmen untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan melalui penerapan aspek-aspek ESG sesuai praktik terbaik dengan terus fokus mengembangkan energi baru terbarukan.***
Artikel Terkait
Percepat Transisi Energi, Pertamina Lanjutkan Kolaborasi dengan USAID SINAR
Kolaborasi BUMN, PLN Pasok Kebutuhan Listrik Pertamina EP Papua Field Klamono Sebesar 2.075 kVA
Pertamina Patra Niaga Resmikan SPBUN Desa Bakau, Nelayan Sambut dengan Gembira
Bukti Komitmen Penyaluran Energi ke Seluruh Indonesia, Pertamina Patra Niaga Salurkan BBM ke Kepulauan Anambas
Dorong Pemberdayaan Budidaya Komoditas Pangan Hidroponik, Pertamina Salurkan TJSL di Penajam Paser Utara