Perkuat Ekosistem Syariah, BSI Salurkan ZISWAF ke 300 Ribu Penerima

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 16 November 2025 | 06:45 WIB
BSI optimalkan ZISWAF untuk memberdayakan lebih dari 300.000 masyarakat Indonesia melalui program sosial berkelanjutan di berbagai sektor. (Dok. BSI)
BSI optimalkan ZISWAF untuk memberdayakan lebih dari 300.000 masyarakat Indonesia melalui program sosial berkelanjutan di berbagai sektor. (Dok. BSI)

Kabar BUMN - Tanggung jawab sosial kini menjadi bagian penting dalam perjalanan lembaga keuangan syariah di Indonesia.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menegaskan langkahnya untuk menghadirkan dampak yang tidak hanya dirasakan secara finansial, tetapi juga sosial.

Komitmen ini diwujudkan melalui optimalisasi program ZISWAF yang menjangkau ratusan ribu masyarakat di berbagai sektor.

Baca Juga: 5 Surga Bahari di Indonesia untuk Menikmati Libur Nataru Ala Tropis

Pilar Pembangunan yang Berkelanjutan

BSI menempatkan konsep keberlanjutan sebagai fondasi untuk memperkuat posisi sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.

Pendekatan ini meliputi tiga pilar utama, yaitu sustainable banking, sustainable operation, dan sustainable beyond banking.

Ketiganya dirancang untuk memastikan operasional bank tidak hanya kuat dari sisi bisnis, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Baca Juga: KAI Genjot Integrasi Logistik Nasional, Sejalan dengan Arah Kebijakan Pemerintah

Kontribusi Nyata Lewat Penyaluran ZISWAF

Melalui kerja sama dengan BSI Maslahat, bank ini telah mendistribusikan dana ZISWAF hingga mencapai lebih dari Rp159 miliar sepanjang Januari–September 2025.

Penyaluran tersebut menjangkau lebih dari 300.000 penerima manfaat dari berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, kemanusiaan, kesehatan, hingga literasi dan advokasi.

Program unggulannya meliputi Desa BSI, beasiswa pendidikan, serta bantuan sosial dan lingkungan.

Baca Juga: BNI Raih Dua Penghargaan di Ajang ICXA 2025, Transformasi Layanan Diakui Dunia

Keunikan Sistem Syariah

Sebagai bank berbasis prinsip syariah, besarnya zakat yang disalurkan BSI turut meningkat seiring pertumbuhan laba perusahaan.

Model ini dianggap sebagai kekuatan khas yang membedakan bank syariah dari industri perbankan konvensional, karena menjadi jembatan bagi kesejahteraan masyarakat.

Dampaknya bukan hanya dalam sektor keuangan, tetapi juga dalam pengembangan ekonomi umat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini