Kabar BUMN - PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI memenuhi target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2025 pada awal kuartal IV.
“Pencapaian RKAP di awal Kuartal IV 2025 ini adalah penanda bahwa INTI telah berhasil melewati fase penyehatan,” kata Direktur Utama PT INTI (Persero) Edi Witjara melalui keterangan resmi.
Pencapaian ini melanjutkan tren positif dan overachievement yang telah dicatatkan PT INTI dengan konsistensi performa yang ditunjukkan dengan membukukan hasil Overachievement di Kuartal 1 (Q1) dan kembali berulang di Kuartal 3 (Q3).
Baca Juga: Pertamina Jaga Performa Unggul di Tengah Tantangan Global
Realisasi Year-to-Date (YtD) Q3 terhadap RKAP YtD Q3 mencapai 130,61%, dan kembali diperkuat dengan realisasi YtD Oktober terhadap RKAP YtD Oktober yang mencapai 118,76%.
Pencapaian kinerja PT INTI di tahun berjalan ini ditopang kontribusi signifikan dari tiga lini bisnis utama, manufaktur, digital, dan system integrator.
Dari lini Bisnis Manufacture, kontribusi sebesar 27% dari produksi Smart Card (kartu prepaid chipset), yang merupakan produk berbasis semikonduktor dalam jumlah besar.
Baca Juga: Festival Tring! Pegadaian Sukses Digelar di 12 Kota, Jadi Ajang Apresiasi dan Promosi
Kemudian kontribusi sebesar 24% dari pengembangan Video Analytic & Profiling System, yang menggarap solusi teknologi cerdas untuk kebutuhan keamanan dan smart surveillance di Lini Bisnis Digital.
Adapun di lini Bisnis System Integrator, kontribusi sebesar 21% dari proyek Seat Management Service untuk mendukung operasional lembaga perbankan.
Keberhasilan perusahaan dalam memenuhi RKAP lebih awal tahun ini merupakan hasil dari rangkaian langkah strategis yang dijalankan secara konsisten, mulai dari efektivitas dan efisiensi operasional, inovasi produk, hingga pemanfaatan aset perusahaan secara lebih produktif.
Baca Juga: Pilihan Transportasi Praktis dari Pelabuhan Ajibata: DAMRI Permudah Mobilitas Harian & Wisata
Kinerja ini juga diperkuat oleh peningkatan serapan penjualan pada sektor manufaktur dan solusi digital.
Selain itu, PT INTI pun mulai membangun ekosistem baru melalui kolaborasi pentahelix untuk mendukung pengembangan teknologi, mendorong Joint Research, serta mengakselerasi pengembangan Human Capital.
Artikel Terkait
Laba Inti Jasa Marga Tahun 2024 Tembus Rp3,7 Triliun, Melonjak 36% yoy
PT INTI Catatkan Overachievement di Awal 2025, Dua Lini Bisnis Jadi Pendongkrak Utama
Anak Usaha PT INTI Siap dengan Teknologi e-Voting untuk Digitalisasi Pilkades Secara Nasional
Semester I 2025: Kinerja Jasa Marga Tetap Solid, Laba Inti Rp1,9 Triliun
Agustus Hebat untuk INTI, Semikonduktor Kontribusi Terbesar Revenue
Jasa Marga Pertahankan Tren Positif, Laba Inti Naik 5,02% di Kuartal III 2025