Memasuki 2026, lanjut Edi Witjara, PT INTI telah menyiapkan langkah yang lebih cepat, adaptif, dan fokus pada penciptaan nilai.
Baca Juga: PNM Kirim 89 Karyawan Berprestasi “Healing” ke Bali, Wujud Apresiasi Berbasis Pengalaman
Perusahaan memandang capaian kinerja 2025 sebagai fondasi penting untuk menyusun arah strategis yang lebih terukur dan memastikan setiap inisiatif memberikan dampak nyata.
Untuk tahun depan, arah kebijakan PT INTI akan tetap berfokus pada upaya mempertahankan kinerja yang outperformed, sekaligus melanjutkan transformasi yang menitikberatkan pada pengembangan peluang bisnis, serta penguatan organisasi dan keuangan.
PT INTI memperkuat arah pengembangan perusahaan melalui Future Program, sebuah inisiatif investasi jangka panjang yang dirancang untuk mengamankan posisi Perseroan di lini bisnis masa depan yang berkelanjutan (sustainable business growth).
Baca Juga: PLN Perkuat Jalur Menuju Pasar Karbon Global Melalui Investasi Transisi Energi
Program ini sekaligus menjadi penegasan atas arah visi PT INTI (Persero) sebagai State-Owned Enterprise (SOE) ICT Manufacture yang berperan vital dalam kedaulatan teknologi nasional.
Program ini juga disiapkan untuk menjadi magnet investasi global yang menarik mitra strategis untuk berkolaborasi.
Future Program menetapkan fokus strategis yang semakin terarah melalui tiga pilar utama yang terdiri dari manufaktur, renewable energy, dan pertahanan.***
Artikel Terkait
Laba Inti Jasa Marga Tahun 2024 Tembus Rp3,7 Triliun, Melonjak 36% yoy
PT INTI Catatkan Overachievement di Awal 2025, Dua Lini Bisnis Jadi Pendongkrak Utama
Anak Usaha PT INTI Siap dengan Teknologi e-Voting untuk Digitalisasi Pilkades Secara Nasional
Semester I 2025: Kinerja Jasa Marga Tetap Solid, Laba Inti Rp1,9 Triliun
Agustus Hebat untuk INTI, Semikonduktor Kontribusi Terbesar Revenue
Jasa Marga Pertahankan Tren Positif, Laba Inti Naik 5,02% di Kuartal III 2025