Perluasan jangkauan distribusi serta jaringan pelanggan pada kanal perdagangan modern dan pasar tradisional juga merupakan salah satu tujuan yang ingin diraih oleh perusahaan dalam tujuan pengembangan produk own-brand.
Dengan bertambahnya produk yang dikembangkan dan didistribusikan, Rajawali Nusindo dapat menarik pelanggan baru yang merupakan salah satu upayanya untuk menyerap besarnya potensi pasar yang ada di lapangan.
Baca Juga: Program Subsidi Tepat Solar Subsidi, Pertamina Berlakukan QR Code di 234 Kota di Indonesia
Seperti diketahui pada Tahun 2023, Rajawali Nusindo mematok target pendapatan penjualan sebesar Rp5,2 triliun atau tumbuh 10,9 persen dari realisasi 2022 dengan EBITDA Rp326,99 miliar.
Target pertumbuhan penjualan di 2023 tersebut terdiri dari distribusi produk food sebesar Rp1,82 triliun dan produk non-food sebesar Rp3,38 triliun.
Penjualan dari minyak, beras, tepung terigu dan lain lain menjadi andalan penjualan produk pangan yang terus digencarkan Rajawali Nusindo.***
Artikel Terkait
Rajawali Nusindo Akusisi Saham GIEB Indonesia
Optimalisasi Teknologi Pangan Gula, Sinergi ID FOOD dan BRIN
ID FOOD Launching Produk Retail Pangan
Wamen BUMN I Pahala Kunjungi Aset Gudang Pangan ID FOOD Group
Pekan Pertama Mei 2023, ID FOOD Sebar Bantuan Pangan Stunting ke 469.921 KRS di Lima Provinsi