Kabar BUMN - Sepanjang tahun 2025, PT KCIC mencatat sekitar 6.500 barang tertinggal di area stasiun maupun di dalam Kereta Cepat Whoosh.
Jika dirata-rata, ada sekitar 650 barang hilang setiap bulan, sejalan dengan tingginya jumlah penumpang yang bepergian setiap hari.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa KCIC terus memperkuat layanan Lost and Found sebagai upaya meningkatkan kenyamanan penumpang.
Baca Juga: Prediksi Tren Kuliner Tahun 2026, Semakin Aneh Rasanya, Anehnya Semakin Dicari
Untuk mendukung proses pengecekan, kawasan layanan Whoosh kini sudah diawasi oleh 1.846 CCTV yang ditempatkan di berbagai titik penting.
Sistem pengawasan terintegrasi ini membantu petugas memverifikasi laporan dan memproses temuan barang dengan lebih cepat.
“Sistem yang terhubung antar stasiun dan ribuan CCTV yang terpasang memungkinkan proses pendataan dan pengembalian dilakukan dengan cepat dan sesuai prosedur.
"Meski KCIC menyediakan layanan Lost and Found di setiap Stasiun, penumpang tetap harus menjaga barang bawaannya karena kehilangan barang menjadi tanggung jawab masing-masing penumpang,” ujar Eva.
Jenis barang yang paling sering tertinggal cukup beragam.
Petugas banyak menemukan tumbler, kantong belanja, makanan, topi, dompet, ponsel, laptop, koper, hingga dokumen perjalanan.
Baca Juga: Pantai Jung Pakis, Hidden Gem di Tulungagung yang Tawarkan Perjalanan Menantang
Sebagian besar kasus terjadi ketika penumpang terburu-buru saat turun dari kereta atau berpindah area di stasiun.
Karena itu, KCIC kembali mengingatkan penumpang untuk memeriksa kursi, rak bagasi, serta kantong penyimpanan sebelum meninggalkan tempat duduk.
Artikel Terkait
Semarak Hari Pahlawan, KCIC Tawarkan Promo “Whoosh Hero’s Deal” Mulai Rp200 Ribu
KCIC Berikan Harga Spesial untuk Rombongan Whoosh Bulan Ini
KCIC Cek Kesiapan SDM, Petugas Whoosh Jalani Tes Urine Antinarkoba
Minat Edutrip Meningkat, KCIC Permudah Sekolah dengan Tarif Khusus
Hadapi Musim Hujan, KCIC Maksimalkan Sensor Cuaca Real-Time untuk Amankan Whoosh