Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa penggunaan teknologi ini sudah dimanfaatkan secara luas sepanjang Januari hingga November 2025.
Baca Juga: Poin Festival 2025 Bertabur Hadiah Mewah, Telkomsel Bagi-bagi iPhone 17 Pro hingga Mobil Merci
“Januari sampai November 2025, layanan ini sudah digunakan oleh 10.230.218 pelanggan, sehingga proses akses ke peron menjadi lebih cepat,” kata Anne.
Ia menambahkan bahwa inovasi digital ini juga berperan dalam mengurangi penggunaan kertas, dengan efisiensi sebesar 25.576 rol tiket yang setara Rp375.321.123.
Penghematan tersebut mendukung komitmen KAI terhadap praktik operasional berkelanjutan.
Baca Juga: Inspirasi Ucapan Natal Bahasa Inggris untuk Keluarga yang Penuh Kehangatan
Ketersediaan Face Recognition menjadi bagian penting dari strategi pelayanan Nataru, terutama karena tingginya proyeksi peningkatan perjalanan.
Teknologi ini telah terpasang di stasiun-stasiun utama seperti Bandung, Yogyakarta, Gambir, Pasarsenen, Solo Balapan, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Medan, Cirebon, Semarang, Madiun, dan beberapa titik lain yang menjadi pusat mobilitas masyarakat.
Kehadirannya memastikan alur boarding tetap lancar meski terjadi peningkatan volume penumpang.
Baca Juga: Peran Tambang bagi Warga: Program Bantuan PT TIMAH Tbk Dorong Kemandirian Tanjung Ratu
Sementara itu, penjualan tiket untuk periode Nataru juga menunjukkan tren positif. Hingga 7 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tiket keberangkatan 18 Desember 2025–4 Januari 2026 tercatat terjual 1.040.322 kursi, atau 33,48% dari total 3.107.503 tempat duduk yang tersedia di aplikasi Access by KAI.
Angka tersebut diperkirakan terus bergerak naik seiring pembukaan jadwal tambahan dan meningkatnya aktivitas liburan.
Antusiasme pelanggan juga terlihat pada promo KA Ekonomi komersial yang berlangsung 22 Desember 2025–10 Januari 2026.
Baca Juga: Diskon 30% Tiket KAI Berlaku Sampai 10 Januari 2026, Nikmati Promonya Sebelum Kehabisan
Dari kemampuan angkut sebesar 1.509.080 kursi, sudah 413.467 tiket dipesan, atau sekitar 27%. Program ini menjadi pilihan favorit masyarakat yang ingin bepergian dengan harga lebih hemat di akhir tahun.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Jelang Nataru, KAI Intensifkan Inspeksi Jalur untuk Perkuat Keandalan Prasarana
Kinerja Logistik Meningkat, Angkutan Perkebunan KAI Jadi Penopang Pasokan Akhir Tahun
KAI Angkut 521.698 Ton Komoditas Perkebunan, Jadi Penopang Pasokan Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru
KAI Group Perkuat Ketersediaan Parkir Sepeda Gratis di KRL dan LRT Jabodetabek
Diskon 30% Tiket KAI Berlaku Sampai 10 Januari 2026, Nikmati Promonya Sebelum Kehabisan