BSI Perluas Ekosistem Syariah, Bidik 1.000 Pesantren Baru Tahun Ini

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 13 Desember 2025 | 15:30 WIB
BSI memperkuat ekosistem pesantren dan menargetkan penambahan 1.000 kerja sama baru melalui digitalisasi, literasi keuangan syariah, dan program pemberdayaan santri. (Dok. BSI)
BSI memperkuat ekosistem pesantren dan menargetkan penambahan 1.000 kerja sama baru melalui digitalisasi, literasi keuangan syariah, dan program pemberdayaan santri. (Dok. BSI)

Baca Juga: Eksplorasi Seru di Batu Love Garden untuk Liburan Akhir Tahunmu

"Tidak hanya menjadi sahabat finansial, namun juga menjadi game changer untuk perubahan peradaban ekonomi umat.”

Ia juga menambahkan bahwa masih terdapat potensi sekitar 64 persen pesantren di Indonesia yang akan terus dijajaki untuk masuk ke dalam ekosistem transaksi digital syariah sebagai bagian dari penguatan literasi dan inklusi keuangan.

Optimisme tersebut mendorong BSI menargetkan penambahan kemitraan dengan 1.000 pesantren hingga akhir tahun ini.

Baca Juga: Loker Terbaru GDPS, Bagian dari Garuda Indonesia Group, Posisi Sales & Marketing

“BSI optimis dengan kolaborasi dan sinergi pelaku industri halal serta optimalisasi layanan digital di lingkungan pesantren, kami optimis tahun ini bisa menambah kerja sama lagi dengan 1.000 pesantren,” ujar Bob.

Untuk mendukung target tersebut, BSI menjalankan beragam program pemberdayaan santri dan pesantren.

Mulai dari literasi keuangan syariah, penguatan ekonomi pesantren, penyediaan akses pembiayaan usaha, hingga pelatihan dan inkubasi wirausaha.

Baca Juga: UMKM Binaan PT TIMAH Tbk Tembus Pasar Ekspor, Duo Ayu Sehati Tunjukkan Kekuatan Dapur Sederhana dari Bangka

Program seperti BSI Aceh Muslimpreneur dan BSI Talenta Wirausaha menjadi wadah bagi santri mengembangkan potensi kewirausahaan berbasis pesantren.

Di sisi transformasi digital, BSI menggandeng unit usaha pesantren melalui penyediaan Warung BSI dan QRIS BSI. Pesantren juga dapat membuka BSI Agen, yang jumlahnya kini telah melampaui 800 agen di berbagai wilayah.

Kehadiran agen ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar pesantren. Selain itu, BSI menghadirkan pengelolaan ZISWAF melalui Baiq Core, BYOND by BSI, serta layanan cash management system untuk memastikan transaksi pesantren tercatat secara transparan dan akuntabel.

Baca Juga: PHI Manfaatkan HAKORDIA 2025 untuk Perkuat Sistem dan Budaya Antikorupsi

BSI juga secara rutin menyelenggarakan literasi dan edukasi keuangan bagi pesantren guna meningkatkan pangsa pasar perbankan syariah yang saat ini berada di kisaran 8 persen.

Kegiatannya meliputi seminar ekonomi syariah, pelatihan manajemen keuangan, inkubasi usaha pesantren, hingga pemberian beasiswa bagi santri berprestasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini