Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) melalui Balai Yasa Surabaya Gubeng (BY SGU) terus menghadirkan inovasi sarana kereta api sebagai bagian dari penguatan kualitas layanan transportasi publik.
Sebagai pusat perawatan dan pengembangan sarana, BY SGU berperan dalam merancang, memodifikasi, dan mengoptimalkan kereta penumpang melalui pendekatan inovasi berbasis fungsi layanan dan pengalaman perjalanan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, Balai Yasa Surabaya Gubeng merupakan motor inovasi sarana KAI yang secara konsisten mengembangkan desain dan fungsi kereta api melalui pemanfaatan sarana eksisting.
Baca Juga: Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025 Jadi Tolak Ukur Pers Nasional
Menurutnya, seluruh pengembangan sarana yang dilakukan di Balai Yasa Surabaya Gubeng merupakan inovasi yang dirancang dan dikerjakan oleh Insan KAI.
"Inovasi ini berangkat dari kebutuhan layanan dan diimplementasikan melalui kapabilitas teknis yang dimiliki seluruh Insan KAI di BY SGU,” ujar Anne.
Salah satu inovasi BY SGU adalah modifikasi kereta ekonomi K3 menjadi sarana dengan tata ruang yang lebih adaptif untuk mendukung mobilitas segmen pengguna tertentu, termasuk petani dan pedagang.
Baca Juga: Kementerian UMKM Apresiasi BNI Atas Upaya Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Global
Inovasi dilakukan melalui perubahan tata letak tempat duduk menjadi sejajar di sisi kiri dan kanan kereta, mengikuti konsep KRL, sehingga ruang di dalam kereta menjadi lebih fleksibel.
Kemudian pelebaran pintu bordes dari sekitar 800 mm menjadi 980 mm untuk mendukung aktivitas naik dan turun penumpang yang membawa barang.
Sarana hasil inovasi tersebut sudah dioperasikan pada rute Rangkasbitung–Merak dan mulai melayani masyarakat sejak 1 Desember 2025.
Selain inovasi sarana berbasis fungsi layanan, Balai Yasa Surabaya Gubeng juga mengembangkan Kereta Panoramic sebagai inovasi pengalaman perjalanan.
Kereta ini merupakan hasil modifikasi langsung dari kereta kelas eksekutif lama oleh KAI pada tahun 2022 yang seluruh proses rekayasa dan pengembangannya dilakukan di BY SGU.
Artikel Terkait
KAI Angkut 521.698 Ton Komoditas Perkebunan, Jadi Penopang Pasokan Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru
KAI Group Perkuat Ketersediaan Parkir Sepeda Gratis di KRL dan LRT Jabodetabek
KAI Andalkan Face Recognition untuk Permudah Mobilitas Jelang Nataru, Sudah Tersebar di 22 Stasiun!
Antisipasi Lonjakan Penumpang di Masa Nataru, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Sejak 17-18 Desember
Naik 22%, Penumpang KAI Bandara Tembus 6,3 Juta Sepanjang Tahun 2025
KAI Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Penghargaan Learning Excellence 2025