“Kereta api menjadi salah satu moda yang dapat diandalkan masyarakat untuk tetap beraktivitas sekaligus mendukung distribusi logistik,” jelasnya.
Baca Juga: Konektivitas Kereta Dorong Popularitas Stasiun Bekasi dan Jatinegara Saat Nataru 2025/2026
Di sisi distribusi bahan bakar, KAI memastikan penyaluran BBM tetap berjalan dengan meningkatkan kapasitas angkutan.
Jumlah perjalanan kereta BBM ditingkatkan dari dua menjadi empat perjalanan per hari, dengan volume angkutan naik dari rata-rata 1.428 kiloliter per hari menjadi sekitar 1.632 kiloliter per hari, guna menjaga kelancaran pasokan kebutuhan vital masyarakat.
Pada sektor logistik, KAI Logistik turut mendukung pemerintah melalui distribusi bantuan kemanusiaan secara gratis menggunakan moda kereta api yang terintegrasi dengan transportasi laut dan darat menuju wilayah Aceh.
Baca Juga: H-5 Nataru, Arus Sepeda Motor via Pelabuhan Ciwandan Terus Meningkat
“KAI akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam percepatan pemulihan pascabencana, memastikan jalur perkeretaapian siap mendukung distribusi logistik dan mobilitas masyarakat,” tutup Bobby.***
Artikel Terkait
Untuk Keenam Kalinya, KAI Kembali Meraih Predikat Badan Publik Informatif
KAI Commuter Operasikan Dua Rangkaian KRL Baru Produksi INKA untuk Lintasan Bogor
Jelang Nataru 2025/2026, KAI Services All Out Siagakan 10 Ribu Personel dan Siapkan Layanan Prima
Hadapi Arus Nataru, KAI Intensifkan Keselamatan di Titik Perlintasan Sebidang
Meriahkan Perjalanan di Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, KAI Hadirkan Livery Tematik
Yuk Liburan Minim Sampah! KAI Services Ajak Penumpang Jaga Kebersihan Lingkungan di Masa Nataru 2025