“Indonesia memiliki momentum yang sangat tepat untuk menjadi model kolaborasi bioenergi dan transisi energi. Proyek ini tidak hanya soal energi, tetapi juga kesehatan, pembangunan komunitas, dan pencapaian target iklim global,” ujar Kim.
Baca Juga: PLN Mobile Hadirkan Fitur AntreEV untuk Memudahkan Pengguna Mobil Listrik saat Arus Balik Nataru
Ia menambahkan, penelitian awal ditargetkan rampung pada awal Januari 2026 dan akan dilanjutkan dengan riset utama pada tahun depan, seiring kesiapan teknologi dan sistem pendukung.
“Kami melihat Indonesia sudah siap, dan kami optimistis kolaborasi ini dapat menjadi model kerja sama Indonesia–Korea di sektor bioenergi,” kata Kim.
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pencapaian target cofiring PLN sekaligus memberikan manfaat lingkungan dan sosial ekonomi secara terukur.***
Artikel Terkait
PLN EPI Percepat Pemanfaatan Potensi Bioenergi RI yang Masih di Kisaran 5 Persen per Tahun
Hadirkan Pembangunan Berkelanjutan, PLN EPI Raih Empat Penghargaan di ICA–ISDA 2025
PLN EPI Kolaborasi dengan Panah Perak Megasarana Kembangkan Biomassa untuk Transisi Energi
PLN EPI Tegaskan Kesiapan Energi Primer untuk Dukung Listrik Nasional di Periode Nataru
PLN EPI Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Seminar Beyond The Balance
PLN EPI Bekerja Sama dengan BBSP KEBTKE Perkuat Bioenergi untuk Tekan Emisi