BNI Dukung Target 15.000 Hunian Danantara di Aceh Tamiang

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 5 Januari 2026 | 06:30 WIB
BNI mendukung pembangunan 15.000 Hunian Danantara bagi korban bencana. Presiden Prabowo meninjau langsung kesiapan Huntara di Aceh Tamiang. (Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
BNI mendukung pembangunan 15.000 Hunian Danantara bagi korban bencana. Presiden Prabowo meninjau langsung kesiapan Huntara di Aceh Tamiang. (Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Selain pembangunan hunian, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya pemulihan layanan dasar bagi masyarakat.

Baca Juga: DAMRI Logistik Tawarkan Pengiriman Cepat Jabar–Lampung, Cocok untuk Kebutuhan Mendesak

“Saya juga minta perhatian bahwa kalau bisa sekolah-sekolah juga diperhatikan, sama puskesmas dan rumah sakit supaya bisa berfungsi secepatnya kembali,” tegas Prabowo.

Sebelumnya, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani melaporkan bahwa pembangunan Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah memasuki tahap akhir dan siap diserahterimakan kepada pemerintah daerah.

Penyerahan tahap pertama sebanyak 600 unit Hunian Danantara dijadwalkan pada 8 Januari 2026.

Baca Juga: Lulusan D3–S1 IT, Peluang Kerja Web Developer di Perusahaan Transportasi Milik Negara

Selain unit hunian, kawasan Hunian Danantara dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti taman bermain, jaringan WiFi, musala, fasilitas umum, serta kamar mandi dan sanitasi.

“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah ditetapkan sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya.

"BUMN bergerak cepat di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” ujar Rosan.

Baca Juga: Mengapa Banyak Orang Alergi Udang? Ini Penjelasan dan Cara Mengetahuinya

Rosan juga menambahkan bahwa dalam tiga bulan ke depan Danantara menargetkan penyelesaian total 15.000 unit Hunian Danantara yang tersebar di tiga provinsi, yakni sekitar 12.000 unit di Aceh, sekitar 2.000 unit di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, serta sekitar 500 unit di Sumatra Barat.

Pada kesempatan yang sama, COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menyoroti disiplin eksekusi dan tingginya intensitas kerja BUMN dalam mengejar target waktu yang ketat.

“Pembangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan dalam rentang waktu yang sangat terbatas.

Baca Juga: Lulusan Arsitektur Dibutuhkan, PT Mitra Utama Madani Buka Lowongan Staf Perencanaan

"BUMN bekerja dengan intensitas tinggi, mulai dari percepatan konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu secara simultan agar target tercapai sebelum awal tahun,” jelas Dony.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: bni.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini