PLN EPI Resmikan Fasilitas Hub Biomassa di Tasikmalaya dan Ciamis

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 7 Januari 2026 | 19:30 WIB
PLN EPI meresmikan operasional Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis sebagai bagian dari penguatan ekosistem biomassa nasional berbasis konsep spoke hub.  (DOK. PLN EPI)
PLN EPI meresmikan operasional Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis sebagai bagian dari penguatan ekosistem biomassa nasional berbasis konsep spoke hub. (DOK. PLN EPI)

Kabar BUMN - Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop Situngkir meresmikan operasional Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis sebagai bagian dari penguatan ekosistem biomassa nasional berbasis konsep spoke hub.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis PLN EPI dalam menjamin keamanan security of supply biomassa sekaligus mendukung program transisi energi dan target Net Zero Emission 2060.

Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis dikembangkan sebagai proyek percontohan yang mengintegrasikan potensi biomassa lokal, seperti limbah kayu dan limbah serbuk aren, dengan fasilitas pengolahan, pengujian kualitas, hingga distribusi ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Baca Juga: Awali Kepemimpinan Baru, Manajemen PTPN IV Regional III Perkuat Konsolidasi untuk Dongkrak Produksi 2026

Keberadaan hub ini diharapkan mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas biomassa, memperkuat rantai pasok, serta mendorong standardisasi pengolahan biomassa di tingkat nasional.

Biomassa hasil pengolahan dari fasilitas ini direncanakan untuk mendukung program co-firing di PLTU Adipala dan PLTU Indramayu, sehingga berkontribusi langsung terhadap penurunan emisi dari pembangkit eksisting.

Hokkop menyampaikan, hub biomassa ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas produksi, tetapi juga sebagai pusat penguatan kualitas dan kepastian pasokan biomassa ke PLTU.

Baca Juga: PLN Laporkan Lonjakan 479 Persen Konsumsi Listrik Kendaraan Listrik di SPKLU Saat Nataru

“Kami memulai dari skala kecil, namun dirancang untuk terus berkembang dengan melibatkan pemerintah daerah, BUMD, BUMDes, Koperasi, dan masyarakat lokal,” ujar Hokkop, Rabu (7/1/2026).

Lebih lanjut, Hokkop menekankan bahwa pemanfaatan limbah biomassa, termasuk limbah serbuk aren di Ciamis, memberikan dampak ganda, yakni pengurangan emisi karbon dan gas metana sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

“Bioenergi adalah tentang memanfaatkan seluruh sumber daya hayati secara berkelanjutan. Kehadiran hub ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus penopang ketahanan energi nasional,” tambahnya.

Baca Juga: Lebih dari Seribu Dosis Disalurkan, Bio Farma Dukung Vaksinasi Tim Satgas Kemendagri di Aceh Tamiang

PLH VP Strategi dan Pengembangan Bisnis Biomassa PLN EPI, Odi Sefriadi, menjelaskan bahwa pengembangan Hub Biomassa Ciamis berangkat dari potensi biomassa lokal yang besar namun belum dimanfaatkan secara optimal.

“PLN EPI melihat potensi limbah serbuk aren di Ciamis yang jumlahnya sangat signifikan. Melalui penerapan teknologi dewatering dengan metode screw press, limbah ini diolah agar memenuhi spesifikasi pembangkit dan siap dimanfaatkan sebagai bahan bakar biomassa,” jelas Odi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini