WEGE Dipercaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA, Akan Mengacu pada Standar Bangunan Gedung Hijau

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 9 Januari 2026 | 10:30 WIB
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) dipercaya PAM JAYA untuk melaksanakan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA. (DOK. WEGE)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) dipercaya PAM JAYA untuk melaksanakan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA. (DOK. WEGE)

Kabar BUMN - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) melalui kerja sama operasi dengan PT Jaya Kirana Sakti (WEGE–JKS KSO) dipercaya PAM JAYA untuk melaksanakan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA.

Proyek ini bagian dari upaya strategis PAM JAYA menghadirkan fasilitas pelayanan terpadu yang modern dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA merupakan bagian penting dari penguatan layanan air bersih sekaligus persiapan menuju target cakupan air minum 100 persen di Jakarta pada 2029.

Baca Juga: KAI Services dan KAI Logistik Mengoperasikan Gudang Logistik di Cirebon, Perkuat Rantai Pasok Logistik Berkelanjutan

“Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi progresnya nyata dan terukur. Air adalah kebutuhan publik, kontrol mayoritas harus tetap di tangan daerah,” kata Pramono Anung.

Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA berlokasi di Jl. Penjernihan II No.10, Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dengan nilai kontrak sebesar Rp253 miliar.

Proyek ini mengusung skema design and build terintegrasi yang mencakup pekerjaan arsitektur, struktur, interior, mechanical-electrical-plumbing (MEP), lanskap, geoteknik, pekerjaan jalan dan tapak, hingga instalasi fiber optik.

Baca Juga: Awal 2026 Lebih Hemat, Ini Promo Tambah Daya PLN Berlaku 7–20 Januari 2026

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menjelaskan, gedung baru setinggi 12 lantai ini akan dilengkapi pusat komando layanan, ruang kerja kolaboratif, serta pusat edukasi air yang diklaim pertama di Indonesia.

Selain berfungsi sebagai kantor pusat, fasilitas ini juga dirancang sebagai sarana edukasi publik terkait pengelolaan air permukaan.

Keberadaan pusat edukasi publik ini, menurut Arief, penting agar masyarakat memahami proses dan nilai air.

Baca Juga: BULOG Catat Sejarah Baru Penyerapan Gabah, Perkuat Swasembada Pangan 2025

Pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA juga mengacu pada standar Bangunan Gedung Hijau, dengan target sertifikasi Gedung Hijau Tingkat Madya. (DOK. WEGE)

Proyek ini memiliki total durasi 640 hari kalender, dengan target penyelesaian pekerjaan konstruksi selama 590 hari kalender melalui skema percepatan, serta masa pemeliharaan selama 365 hari kalender.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini