“Sehingga proses pola anggaran, jenis-jenis apa yang harus dipamerkan, apa yang dipromosikan dan sebagainya lebih punya kepastian (dan) bisa didesain dari awal,” tegas Sri Sultan.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi menambahkan, Pemda DIY mendukung penuh konsep revitalisasi tersebut.
Meski masih berada pada tahap penggalian potensi dan identifikasi tantangan, revitalisasi anjungan DIY diyakini dapat memberikan timbal balik positif bagi sektor kebudayaan dan pariwisata DIY.
Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Rakyat lewat Penyaluran KUR Tembus Rp 41 Triliun hingga Akhir 2025
“Secara konsep kita sepakat bahwa anjungan DIY di Taman Mini Indonesia Indah akan menjadi wajah kita bersama yang mampu memberikan timbal balik kesejahteraan.
"Bisa membawa promosi dan publikasi DIY ke level yang lebih tinggi, juga memberikan hasil-hasil yang tidak hanya menguntungkan di Jakarta, tetapi membawa masyarakat luar berkunjung ke Jogja,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Sinergi IDM dan Gema Rasa: Jembatan Pelestarian Budaya Jawa di Negeri Belanda
Pemberdayaan Warga Lewat Padat Karya, IDM Bantu Perbaiki Talud Jalan
Lewat Pelatihan, IDM Bantu Tingkatkan Kapasitas Koperasi Desa Merah Putih Borobudur
IDM dan InJourney Airports Gelar IHH, Angkat Potensi Wisata Purworejo
Upgrade Skill! Penerima Beasiswa Bhakti Budaya Ikuti Pelatihan MC dan Digital Marketing dari IDM