Kabar BUMN - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) hari ini melaksanakan serah terima pesawat CN235-100M dengan tail number A-2305 milik Skadron 27 TNI Angkatan Udara yang telah menuntaskan program restorasi di fasilitas PTDI.
Seremoni serah terima digelar di Hanggar Aircraft Services (ACS) PTDI, Bandung, dan dihadiri Direktur Produksi PTDI Dena Hendriana, Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) Marsda TNI Suryanto, serta Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Husein Sastranegara Marsma TNI MD. Irman Fathurahman.
Program restorasi ini menjadi bentuk nyata dukungan PTDI dalam menjaga dan meningkatkan kesiapan operasional alutsista nasional.
Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Latte, Minuman Kopi yang Kembali Populer Karena Menu Dirty Latte
Keberhasilan tersebut sekaligus menandai pemulihan pesawat yang sebelumnya berada dalam kondisi Unserviceable (US) hingga siap kembali dioperasikan.
Restorasi pesawat A-2305 mencakup pekerjaan basic inspection (3C-check), perpanjangan usia struktur pesawat, pembaruan sistem avionik, rewiring, pengecatan ulang eksterior, hingga refurbishment interior.
Seluruh proses dikerjakan di fasilitas PTDI.
Baca Juga: Layanan Nataru 2025/2026 ASDP Tuai Apresiasi, Survei Kepuasan Publik Sangat Tinggi
Strategi yang diterapkan adalah mid-life upgrade pada sistem avionik dan kelistrikan, dengan tetap mempertahankan struktur serta sistem utama yang masih layak.
Fokus peningkatan meliputi konversi digital cockpit baru, pemasangan Flight Management System (FMS) terbaru, peningkatan situational awareness, serta interoperabilitas dengan sistem komunikasi militer.
Program ini tergolong perawatan dan pekerjaan struktur pesawat berkompleksitas tinggi, dengan penekanan utama pada peningkatan keselamatan penerbangan dan keandalan pesawat sebelum kembali digunakan TNI AU.
Baca Juga: Tak Hanya Taman Sakura, Kebun Raya Cibodas Punya Banyak Spot Foto Menarik untuk Dijelajahi
“Program restorasi CN235-100M ini merupakan wujud komitmen PTDI dalam mendukung kesiapan operasional alutsista nasional.
"Melalui pendekatan mid-life upgrade, PTDI tidak hanya mengaktifkan kembali pesawat yang sebelumnya berstatus Unserviceable, tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan, keandalan, serta kompatibilitas sistem pesawat dengan kebutuhan operasi TNI AU saat ini,” ujar Dena Hendriana, Direktur Produksi PTDI.
Artikel Terkait
Mudik Gratis PTDI 2025 Dibuka Hari Ini, Daftar Sekarang Sebelum Kuota Habis!
Bangga! CN235 Produksi PTDI Jadi Andalan Baru Tanzania Berkat Hibah dari UEA
N219 Dukung Konektivitas Papua, PTDI Dorong Akses Udara untuk Pemerataan Pembangunan
PTDI dan KNDS Prancis Sepakat Kembangkan Sistem Senjata 20mm untuk Helikopter
PTDI Gandeng Intercrus untuk Wujudkan Taksi Terbang Ramah Lingkungan di Indonesia