BRI Perkuat Likuiditas dan Pilihan Investasi melalui Surat Berharga Komersial

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 13 Januari 2026 | 21:00 WIB
BRI terbitkan Surat Berharga Komersial Rp500 miliar, perkuat likuiditas dan pilihan investasi, serta dukung pendalaman pasar uang nasional. (Dok. BRI)
BRI terbitkan Surat Berharga Komersial Rp500 miliar, perkuat likuiditas dan pilihan investasi, serta dukung pendalaman pasar uang nasional. (Dok. BRI)

Kabar BUMN – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melangkah lebih strategis dalam pengelolaan likuiditas jangka pendek dengan menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar pada Senin (12/1/26).

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendukung pendalaman pasar keuangan nasional sekaligus menawarkan alternatif investasi yang kompetitif bagi para investor.

Penerbitan SBK ini juga menegaskan posisi BRI sebagai pionir dalam pengembangan instrumen pasar uang Indonesia.

Baca Juga: Update Harga Tiket Mookiland Park Bali 2026, Playground Anak Favorit Kuta Utara

Penerbitan SBK BRI dan Struktur Tenornya

Dalam penerbitan ini, BRI bekerja sama dengan BRI Danareksa Sekuritas sebagai arranger, menawarkan empat pilihan tenor: 1 bulan (diskonto 4,5%), 3 bulan (diskonto 4,6%), 6 bulan (diskonto 4,85%), dan 12 bulan (diskonto 4,95%).

Instrumen ini dirancang tidak hanya sebagai solusi pendanaan jangka pendek yang cepat, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan pasar uang yang transparan dan kredibel.

SBK BRI mendapat peringkat IdA+ dari Pefindo, setara AAA untuk surat utang jangka panjang, menandakan keandalan BRI dalam memenuhi kewajiban keuangan.

Baca Juga: BNI Perkuat Program Sekolah Rakyat, Dorong Pemerataan Pendidikan Nasional Berbasis Digital

Manfaat dan Strategi BRI

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menjelaskan bahwa penerbitan SBK menjadi solusi pendanaan yang efisien sekaligus memberikan imbal hasil menarik bagi investor.

“Kami meyakini bahwa keberhasilan penerbitan SBK BRI ini menjadi langkah awal dalam memperkuat peran BRI pada pengembangan instrumen pasar uang nasional."

"Ke depan, BRI akan terus mendorong inovasi produk, memperluas basis investor, serta memastikan seluruh inisiatif pembiayaan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang baik,” ujar Hery.

Baca Juga: SIG Perkuat Kolaborasi Strategis Lewat Infrastructure Summit untuk Dorong Peluang Bisnis 2026

Dukungan OJK dan Bank Indonesia

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan, Dian Ediana Rae, memberikan apresiasi terhadap penerbitan SBK BRI.

Menurutnya, langkah ini memperkaya instrumen pasar uang nasional dan meningkatkan fleksibilitas pengelolaan keuangan di sektor perbankan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini