Baca Juga: Pertamina Perkuat Akses Energi dan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
“OJK memandang peluncuran SBK BRI sebagai langkah strategis dalam memperkaya instrumen pasar uang nasional, meningkatkan fleksibilitas pengelolaan keuangan di sektor perbankan, serta memperkuat peran instrumen pasar sebagai mekanisme disiplin pasar,” paparnya.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menekankan pentingnya pendalaman pasar uang untuk menjaga stabilitas sektor keuangan di tengah ketidakpastian global.
Kehadiran SBK BRI memberikan pilihan investasi yang lebih beragam sekaligus memperkuat struktur pendanaan perbankan.
Baca Juga: Jalan-jalan ke Magelang Saat Libur Panjang, Jangan Lupa Mampir ke 7 Tempat Wisata Ini
“Bank Indonesia mengapresiasi peran BRI yang selama ini konsisten mendukung pengembangan pasar keuangan nasional.
Upaya bersama dalam memperdalam pasar keuangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.
Rekam Jejak Penerbitan Surat Utang BRI
Baca Juga: RDMP Balikpapan Jadi Pilar Ketahanan Energi Nasional, Begini Proses Pembangunannya
Sejak 2016 hingga 2025, BRI rutin menerbitkan surat utang Rupiah dengan peringkat tertinggi dari Pefindo.
Hal ini mencerminkan profil permodalan yang kuat, kualitas aset terjaga, serta kemampuan BRI dalam memenuhi komitmen keuangan.
Penerbitan SBK terbaru ini melanjutkan konsistensi BRI dalam menghadirkan instrumen pasar uang yang kredibel, berdaya saing, dan mendukung likuiditas pasar keuangan nasional. ***
Artikel Terkait
BRI Mengajak Masyarakat Waspada Tindak Kejahatan Penipuan di Periode Libur Nataru
BRI Tawarkan Promo Tiket Wisata di BRImo, Liburan Akhir Tahun Jadi Lebih Ramah di Kantong
BRI dan Danantara Dorong Hunian Sementara Layak bagi Korban Bencana Aceh Tamiang
BRI Perkenalkan Pembaruan VISA Infinite untuk Nasabah Prioritas dan Private
Nonton BRI Super League Makin Praktis, Beli Tiketnya Langsung Lewat BRImo