Untuk mengatasi hal tersebut, Perseroan menerapkan kombinasi metode konstruksi pipe jacking (microtunneling) dan open cut yang disesuaikan dengan karakteristik lokasi serta fungsi jaringan.
Baca Juga: Liburan Awal 2026 ke Kebun Raya Bogor, Wisata Alam Lengkap di Tengah Kota
Sebagai bentuk inovasi konstruksi, WIKA mengimplementasikan penggunaan precast base manhole pada area open cut guna menjaga kualitas struktur di tengah kondisi muka air tanah yang tinggi.
Selain itu, teknologi Geographic Information System (GIS) dimanfaatkan untuk memantau progres pemasangan pipa dan manhole secara real time berbasis geospasial.
Penerapan teknologi ini mendukung efisiensi waktu, pengendalian biaya, serta peningkatan mutu pekerjaan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Meriahkan Imlek 2026, ANTAM Luncurkan Emas Batangan Tematik “Year of the Horse”
Selaras dengan Asta Cita, khususnya dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta penguatan pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan, Proyek CWIP-03 Nipah Kuning B menjadi elemen penting dalam mewujudkan kota yang sehat, inklusif, dan tangguh terhadap perubahan iklim.
Melalui proyek ini, WIKA turut berperan aktif dalam transformasi layanan sanitasi nasional sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan perkotaan di kawasan lahan basah.
Dengan ditandatanganinya kontrak Proyek CWIP-03 Nipah Kuning B, WIKA optimistis mampu menghadirkan solusi sanitasi yang andal, higienis, dan berkelanjutan bagi Kota Pontianak, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.***
Artikel Terkait
WIKA Terus Bergerak Melakukan Pemulihan Wilayah Terdampak Banjir di Aceh dan Sumatera Utara
Kontribusi WIKA di Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang yang Dikunjungi Presiden Prabowo
Hutama Karya dan Wika Bangun Gedung CMU RSUP Dr. Sardjito, Target Rampung 2027
Kontrak Baru WIKA Tembus Rp17,43 Triliun, Dukung Agenda Pembangunan Nasional
WIKA dan WEGE Dukung Pemulihan Pascabencana dengan Hunian Sementara Modular di Aceh Tamiang