Upaya ini penting mengingat ruas tersebut sebelumnya melayani lebih dari 16 ribu kendaraan per hari.
Baca Juga: Waskita Karya Mengerjakan Proyek Sekolah Rakyat Tahap II Senilai Rp3,87 Triliun
Warga setempat mengakui pemulihan akses yang dilakukan membantu memperlancar aktivitas harian.
Kembalinya fungsi jalan utama berdampak langsung pada distribusi kebutuhan, layanan publik, serta pergerakan ekonomi masyarakat.
Pada kesempatan terpisah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan Hutama Karya akan terus mendukung kolaborasi dengan Kementerian PU dalam pemulihan pascabencana, terutama pada titik-titik yang langsung berdampak pada mobilitas warga, ujarnya.
Baca Juga: Rekomendasi Bubur Tradisional Bali, Tiap Daerah Punya Racikan yang Berbeda
“Prioritas utama adalah memastikan akses kembali aman. Kerja bersama lintas pihak perlu dijaga agar pemulihan berjalan dengan tepat waktu agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat," tutupnya.***
Artikel Terkait
Tangani Dampak Banjir dan Longsor, Hutama Karya Fokus Pulihkan Layanan Publik di Sumut
Hutama Karya Lakukan Pengalihan Jalur Selama Pembangunan Jembatan Overpass di Tol Lingkar Pekanbaru, Pengguna Jalan Diminta Waspada
Hutama Karya dan Wika Bangun Gedung CMU RSUP Dr. Sardjito, Target Rampung 2027
Pulihkan Akses Pascabencana, Hutama Karya Kebut Perbaikan Tol Binjai–Langsa hingga 20 Januari 2026
Dukung Pemerataan Pendidikan Nasional, Hutama Karya Terlibat Pembangunan Sekolah Rakyat yang Diresmikan Presiden Prabowo