Cara Mengumpulkan Kupon Undian
Nasabah tidak perlu melakukan pendaftaran khusus untuk ikut serta dalam program ini.
Setiap aktivitas perbankan melalui aplikasi wondr by BNI otomatis berpeluang menghasilkan Kupon Undian. Semakin sering kamu bertransaksi, semakin banyak kupon yang dapat dikumpulkan.
Baca Juga: BULOG Bersama Kemenhaj Jajaki Ekspor Beras Premium untuk Kebutuhan Haji dan Umrah di Arab Saudi
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menambah Kupon Undian antara lain:
-
Menggunakan Kartu Debit BNI untuk belanja dan pembayaran rutin
-
Membuka Tabungan Life Goals di wondr by BNI
-
Membuka tabungan wondr multicurrency
Untuk pembukaan Tabungan Life Goals maupun wondr multicurrency, setoran awal minimal Rp5 juta akan langsung memberikan 10 Kupon Undian tambahan.
Baca Juga: Pertamina EP Mulai Fabrikasi Fasilitas Gas Lapangan Bambu Merah
Optimalkan POIN agar Peluang Meningkat
POIN transaksi yang terkumpul sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja. POIN tersebut dapat ditukarkan menjadi Kupon Undian tambahan sehingga kesempatan mengikuti undian semakin besar.
Dengan strategi ini, aktivitas perbankan yang kamu lakukan sehari-hari bisa memberikan manfaat lebih dari sekadar kemudahan transaksi.
Baca Juga: Ramadan Lebih Sehat, Begini Tips Olahraga Aman Meski Puasa Seharian
Manfaatkan Waktu yang Tersisa
Dengan sisa waktu hingga akhir Januari 2026, kamu masih bisa menyusun strategi transaksi dan menabung secara konsisten.
Menggunakan wondr by BNI sebagai bagian dari rutinitas keuangan menjadi langkah sederhana namun efektif untuk memperbesar peluang membawa pulang hadiah.
Informasi lengkap mengenai Program Rejeki wondr BNI dapat diakses melalui bni.id/rejekiwondrbni. ***
Artikel Terkait
BNI Raih Apresiasi Kemendes PDT atas Konsistensi Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa
Akhir Januari 2026 Sudah Dekat, Rejeki wondr BNI Masih Bisa Dikejar
Masih Berjalan! Ini Cara Kumpulkan Peluang Hadiah dari Rejeki wondr BNI
Tanpa Cara Rumit, Program Rejeki wondr BNI Masih Bisa Diikuti hingga Akhir Januari 2026
BNI–Siemens Indonesia Perkuat Ekosistem Kelistrikan Nasional Lewat Pembiayaan Rp300 Miliar