Sementara itu, Presiden Direktur Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., Chen Xuehua, menilai Indonesia memiliki posisi strategis dalam rantai pasok global baterai terintegrasi, baik dari sisi ketersediaan sumber daya maupun arah kebijakan industrialisasi.
Baca Juga: Promo Twindate 2.2 DAMRI Berlaku Hari Ini, Tiket Diskon 20%
“Huayou melihat Indonesia sebagai mitra strategis jangka panjang dalam pengembangan industri baterai global.
"Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen menghadirkan teknologi, pengalaman industri, serta praktik keberlanjutan global untuk mendukung pengembangan ekosistem baterai terintegrasi di Indonesia,” ujar Chairman Huayou.
Sebagai entitas yang mendapat penugasan pemerintah dalam pengembangan industri baterai nasional, IBC berperan sebagai penghubung dan orkestrator sinergi antara industri dalam negeri dan mitra global.
Baca Juga: Makna Malam Nisfu Syaban dan Beragam Hikmah yang Dipercaya Membawa Keberkahan
Peran tersebut mencakup aspek teknologi, tata kelola proyek, serta membuka peluang alih teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nasional.
Ekosistem baterai terintegrasi yang direncanakan meliputi pengembangan fasilitas baterai yang akan dirinci lebih lanjut melalui studi kelayakan, dengan potensi target kapasitas hingga 20 GWh dan nilai investasi mencapai 5–6 miliar dolar AS.
Proyek ini diproyeksikan mampu menciptakan ribuan lapangan kerja, memperkuat struktur industri nasional, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan agenda transisi energi Indonesia.
Baca Juga: Universitas Pertamina Menapaki Usia Satu Dekade dengan Predikat Akreditasi Unggul
Framework Agreement ini menjadi landasan bagi penyusunan studi kelayakan bersama dan perjanjian definitif yang akan dijalankan secara bertahap.
ANTAM, IBC, dan Huayou menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh tahapan pengembangan proyek berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, keberlanjutan, serta kepentingan strategis nasional.***
Artikel Terkait
Eksplorasi Tiga Komoditas, ANTAM Catatkan Pengeluaran Rp245,76 Miliar pada 2025
Tambang Emas Pongkor Disebut Meledak, ANTAM Pastikan Informasi Tidak Benar
Meriahkan Imlek 2026, ANTAM Luncurkan Emas Batangan Tematik “Year of the Horse”
Sambut Imlek 2026, ANTAM Hadirkan Emas Batangan Tematik Year of The Horse
Emas ANTAM Tematik Edisi Imlek 2026 Sudah Dirilis, Segera Koleksi Seri "Year of The Horse"