Peningkatan kinerja BRImo tersebut juga turut memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis BRI secara berkelanjutan.
Baca Juga: Dipengaruhi Beberapa Faktor, Laba Bersih BNI Turun 6,97 Persen Sepanjang 2025
Aktivitas transaksi digital yang terus tumbuh berkontribusi terhadap penguatan struktur pendanaan, khususnya dana murah, yang menjadi fondasi penting bagi fungsi intermediasi perbankan.
Dengan struktur pendanaan yang semakin solid, BRI memiliki ruang yang lebih optimal untuk memperluas penyaluran pembiayaan ke sektor produktif dan ekonomi kerakyatan.
Selain memperkuat fungsi transaksi, BRImo juga terus dikembangkan sebagai pusat layanan finansial terintegrasi.
Baca Juga: Ramadan Mendekat, BULOG Perkuat Peran Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan Strategis
Penguatan fitur dan sistem dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan aplikasi mampu menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis, sekaligus menjaga aspek keamanan dan keandalan layanan digital.***
Artikel Terkait
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Program Klasterku Hidupku, Puluhan Ribu UMKM Tumbuh Kolektif
BRI Soroti Besarnya Peluang Fintech Indonesia di Panggung WEF Davos 2026
LinkUMKM Dorong UMKM Naik Kelas, Lebih dari 14,9 Juta Pelaku Usaha Terhubung Ekosistem Digital BRI
Program Desa BRILiaN Jangkau 5.245 Desa, BRI Mendorong Desa Optimalkan Potensi Ekonomi
BRI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Longsor Cisarua Kabupaten Bandung
KUR BRI 2025 Terserap Rp178,08 Triliun, Lebih dari 60% Mengalir ke Sektor Produksi Penggerak Ekonomi Rakyat