Dalam pembangunan Tol Serang–Panimbang, WIKA juga menerapkan berbagai inovasi konstruksi, antara lain optimalisasi metode kerja, efisiensi desain struktur, pemanfaatan material berkualitas tinggi, serta penggunaan teknologi konstruksi modern.
Baca Juga: Bio Farma Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas, Hadirkan 14 Mitra Binaan di INACRAFT 2026
Inovasi tersebut berkontribusi pada peningkatan efisiensi pelaksanaan proyek, menghasilkan konstruksi yang lebih presisi, kuat dan tahan lama, sekaligus memperpanjang umur layanan jalan tol yang dapat menekan kebutuhan pemeliharaan jangka panjang.
Dari sisi keberlanjutan, WIKA menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat di seluruh tahapan pekerjaan.
Selain itu, pengelolaan lingkungan dilakukan melalui pengendalian dampak konstruksi, pengelolaan limbah, serta perlindungan area sensitif di sekitar proyek sebagai wujud penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Kontrak Baru WIKA Tembus Rp17,43 Triliun, Dukung Agenda Pembangunan Nasional
WIKA dan WEGE Dukung Pemulihan Pascabencana dengan Hunian Sementara Modular di Aceh Tamiang
WIKA Garap Proyek Sanitasi CWIP Nipah Kuning B, Perkuat Infrastruktur Kota Pontianak
Dorong Percepatan Pembangunan Tol Probowangi Paket 3, WIKA Optimistis Bisa Dioperasikan Fungsional di Musim Mudik Lebaran
Keterlibatan WIKA di Proyek JSDP, Perkuat Asta Cita melalui Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan di Jakarta
Sesuai Target Pekerjaan, WIKA Catat Progres 86% Jaringan Interkoneksi IPA Sepaku