Ia menekankan pentingnya pemanfaatan bahan baku dalam negeri untuk memaksimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Baca Juga: Cashback Tiket Kereta Api 25% dari BRImo Masih Bisa Diburu, Ini Syaratnya
“Sebelumnya, PT Pindad dengan BRIN sudah memiliki rekam jejak kerja sama bernilai strategis yang sudah menjadi produk, antara lain teknologi modifikasi cuaca dan Roket Rhan 122."
"Kerja sama kali ini juga bersifat strategis karena di Indonesia belum ada yang memproduksi material laras dan Pindad mendapatkan nilai manfaat yang besar."
"Apabila kita melihat TKDN produk senjata Pindad sudah mencapai 60-70%, dan hasilnya akan lebih maksimal dengan material laras senjata hasil dalam negeri.” Jelas Prima Kharisma.
Baca Juga: Simak! Ini Ide Menu Sahur yang Bikin Kamu Kenyang Seharian
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara industri pertahanan dan lembaga riset nasional.
Dengan kerja sama ini, PT Pindad dan BRIN menargetkan percepatan hilirisasi riset menjadi produk strategis, sekaligus mendorong kemandirian industri pertahanan nasional. ***
Artikel Terkait
Perkuat Energi Nasional, Pindad Gandeng Pertamina Kembangkan Teknologi Gas
Kolaborasi Pertamina–Pindad Hadirkan Teknologi Inspeksi Pipa Migas Ultrasonik Karya Anak Bangsa
PT Pindad Perkuat Arah Strategis Lewat Townhall Meeting Awal 2026
Masuki Fase Pemulihan Bencana, PT Pindad Gandeng Rumah Zakat Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Adu Penalti Jadi Penentu, MRI Manufaktur Juara Piala Dirut Pindad 2025