Perkuat Nilai Spiritual Jelang Ramadan, Pos Indonesia Ajak Karyawan Seimbangkan Kerja dan Ibadah

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 17 Februari 2026 | 15:00 WIB
Lewat pembinaan rohani dan santunan, Pos Indonesia mengajak seluruh insan perusahaan memperkuat nilai spiritual dan semangat berbagi.
Lewat pembinaan rohani dan santunan, Pos Indonesia mengajak seluruh insan perusahaan memperkuat nilai spiritual dan semangat berbagi.

Kabar BUMN - Menjelang bulan suci Ramadan, Pos Indonesia menggelar kegiatan pembinaan rohani di Ruang Mas Soeharto, Graha Pos Indonesia, Bandung, Rabu (11/2).

Acara ini dihadiri Plt. Direktur Utama Haris, jajaran direksi, Senior Leader, serta karyawan sebagai bagian dari persiapan spiritual menyambut Ramadan.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan sejak awal.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Minuman Sehat Sekaligus Menyegarkan untuk Sahur dan Buka Puasa

Pembinaan rohani ini tidak sekadar agenda rutin perusahaan, tetapi menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan spiritual.

Dalam sambutannya, Haris menekankan bahwa kekuatan rohani berperan besar dalam menjaga kualitas hidup sekaligus kinerja sehari-hari.

“Saya hadir di sini dan mengajak teman-teman untuk kembali menghidupkan pembinaan rohani, karena tanpa itu kehidupan dan aktivitas kita sehari-hari tidak akan berjalan dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Telkomsel Gandeng Muslim Pro, Hadirkan Paket Bundling Eksklusif Ramadan di MyTelkomsel

Selain sesi pembinaan, acara juga diisi dengan penyerahan santunan kepada 206 penerima di berbagai wilayah Indonesia.

Beberapa anak yatim hadir secara langsung untuk menerima bantuan simbolis, mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperkuat kepedulian sosial menjelang Ramadan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dari Ustaz Dr. Rahmat Hidayat.

Baca Juga: Revitalisasi ORF Muara Karang Capai 97%, PGN Perkuat Pasokan Gas Jakarta

Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa pekerjaan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga dapat menjadi ibadah apabila dijalankan dengan niat baik, kejujuran, dan tanggung jawab.

Ia juga menegaskan pentingnya tetap mendahulukan kewajiban salat di tengah kesibukan kerja serta membiasakan berbagi melalui zakat dan sedekah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: posindonesia.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini