Masjid Negara IKN Siap Digunakan Ramadan 2026, Jadi Ikon Baru Ibu Kota Nusantara

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Minggu, 22 Februari 2026 | 08:00 WIB
Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kabar BUMN - Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini sudah rampung dan siap digunakan untuk ibadah Ramadan 2026.

Kehadirannya menjadi salah satu tonggak awal fasilitas keagamaan di kawasan inti pemerintahan baru Indonesia.
Masjid ini diproyeksikan tidak hanya sebagai tempat salat, tetapi juga pusat kegiatan sosial, edukasi, dan wisata religi di Nusantara.

Baca Juga: BNI Ubah Sampah Jadi Tabungan Lewat Agen46 Bank Sampah, Dorong Ekonomi Sirkular dan Inklusi Keuangan

Masjid Negara IKN ini sendii dikerjakan melalui kerja sama operasi (KSO) antara PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Hutama Karya (Persero) (Adhi–HK) 

Pada tahap awal, masjid mampu menampung sekitar 29 ribu jamaah, dan nantinya ditargetkan bisa melayani hingga 60 ribu orang.

Selain area salat utama, kompleks masjid dilengkapi ruang penunjang, area komersial, fasilitas wudhu di beberapa lantai, serta area parkir luas termasuk pengisian kendaraan listrik.

Baca Juga: 7 Minuman yang Wajib Dihindari Saat Puasa, Bikin Cepat Haus dan Lemas!

Kawasannya juga dirancang ramah lingkungan, memanfaatkan ventilasi alami, pencahayaan matahari, panel surya, serta pengelolaan air hujan melalui embung di sekitar bangunan.

Secara desain, masjid ini mengusung bentuk kubah menyerupai lilitan sorban yang sarat makna filosofis, mencerminkan identitas budaya Nusantara sekaligus perjalanan spiritual manusia.

Lokasinya yang berdampingan dengan rumah ibadah agama lain juga menegaskan konsep IKN sebagai kota inklusif dan simbol keberagaman Indonesia.

Baca Juga: Telkomsel Terapkan Registrasi Nomor Seluler dengan Face Recognition, Dukung Program SEMANTIK

Dukungan terhadap pembangunan IKN turut disampaikan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Ia menilai kehadiran Masjid Negara dan fasilitas keagamaan lintas umat lain menjadi representasi penting dari Nusantara sebagai ibu kota yang inklusif dan merefleksikan keragaman Indonesia, sejalan dengan rencana Kementerian Agama yang akan segera berkantor di Nusantara seiring percepatan relokasi lembaga pemerintah pusat ke IKN.

“Nah, dengan demikian kita akan lebih mempercepat aktivitas kantor kita di sini, karena ini adalah kebanggaan kita, makin cepat dilihat oleh dunia makin akan lebih bagus, insya Allah sesuaidengan harapan Bapak Presiden bahwa IKN ini nanti akan menjadi ikonik bangsa Indonesia yang sangat membanggakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: hutamakarya.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini