BNT-250 Resmi Tersertifikasi, Dahana Perkuat Kesiapan Produksi Pertahanan

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 22 Februari 2026 | 08:45 WIB
Dahana raih Sertifikat Tipe BNT-250 dan sertifikasi fasilitas produksi dari Puslaik Kemhan, siap dukung kebutuhan TNI AU dan industri pertahanan nasional.    (Dok. PT Timah)
Dahana raih Sertifikat Tipe BNT-250 dan sertifikasi fasilitas produksi dari Puslaik Kemhan, siap dukung kebutuhan TNI AU dan industri pertahanan nasional.   (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN - Perusahaan pertahanan nasional, PT Dahana, resmi menerima Design Approval Type Certificate (TC) untuk Bom BNT-250 sekaligus Sertifikat Fasilitas Produksi Pertahanan. Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung di kantor Puslaik Kemhan pada Jumat, 20 Februari.

Momentum ini menjadi penanda penting bagi kesiapan produk dan fasilitas produksi dalam mendukung kebutuhan pertahanan nasional.

Sertifikat Tipe untuk BNT-250 diterbitkan setelah seluruh tahapan verifikasi dokumen dan pemeriksaan lapangan dinyatakan tuntas. Proses tersebut meliputi evaluasi desain, analisis teknis, hingga penyaksian uji operasional.

Baca Juga: Magang Admin Branch Expansion Strategy di Kimia Farma, Cek Detail Lengkapnya!

Dengan selesainya rangkaian penilaian tersebut, bom BNT-250 dinyatakan telah memenuhi standar kelaikudaraan dan siap digunakan oleh TNI Angkatan Udara.

Dalam acara penyerahan, hadir Direktur Teknologi & Pengembangan Dahana, Yusep Nugraha Rubani, bersama jajaran perusahaan. Turut hadir pula Kepala Puslaik Kemhan Marsekal Muda TNI Catur Martowo Aji, M.Eng., Kepala Kelaikudaraan Kolonel Tek. BRP Sianturi, MBA.

Serta para pejabat kelaikudaraan lainnya. Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan pentingnya proses sertifikasi dalam menjamin kualitas dan keamanan produk pertahanan.

Baca Juga: Anti Ribet ke Pantai Viral Malang Selatan, DAMRI KSPN Siap Antar dari Kota Sampai Depan Ombak

Selain sertifikat untuk produk, Dahana juga memperoleh Sertifikat Fasilitas Produksi Pertahanan.

Sertifikasi ini memastikan bahwa fasilitas produksi bom milik perusahaan telah memenuhi standar kelaikudaraan yang ditetapkan oleh Puslaik Kemhan. Cakupan sertifikasi meliputi lini produksi Bom Seri P (P-100L, P-250L, P-500L) serta BNT-250.

Penerbitan sertifikat fasilitas produksi dilakukan setelah melalui pemeriksaan dokumen yang ketat dan inspeksi langsung di lapangan.

Baca Juga: Target 44 Ribu Hektare, PalmCo Perkuat Skema Organik dan Penyerbukan Alami di Riau

Penilaian mencakup kesiapan peralatan, kompetensi sumber daya manusia, aspek keselamatan kerja, hingga sistem pendukung lainnya. Dengan demikian, seluruh elemen produksi dinyatakan sesuai standar mutu dan keamanan yang berlaku.

Yusep Nugraha Rubani menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan pertahanan nasional.

“Sertifikasi ini menegaskan bahwa bom BNT-250 dan fasilitas produksi PT Dahana telah memenuhi standar kelaikudaraan yang ditetapkan oleh Kementerian Pertahanan. PT Dahana siap mendukung produksi massal guna memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan nasional, khususnya bagi TNI Angkatan Udara,” ujar Yusep.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini