Suntik Modal Anak Usaha, Jasa Marga Menerbitkan Obligasi Rp2,06 Triliun

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 25 Februari 2026 | 09:00 WIB
Progres pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen yang dikelola  PT Jasamarga Jogja Bawen, anak usaha PT Jasa Marga. (Dok. Jasa Marga)
Progres pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen yang dikelola PT Jasamarga Jogja Bawen, anak usaha PT Jasa Marga. (Dok. Jasa Marga)

 

Kabar BUMN - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) menerbitkan obligasi dengan nilai emisi mencapai Rp2,06 triliun.

Obligasi Berkelanjutan III Jasa Marga Tahap III Tahun 2026 ini melalui empat tenor yang memiliki jangka waktu 3—10 tahun.

Seri A diterbitkan dengan target dana terhimpun Rp281,82 miliar. Seri ini menawarkan imbal hasil senilai 5,70% dengan tenor 3 tahun.

Baca Juga: KCIC Minta Masyarakat Hati-Hati, Modus Penipuan Layanan Whoosh Perlu Diwaspadai

Seri B memiliki target dana terhimpun Rp718,17 miliar, dengan imbal hasil 6,15% untuk tenor 5 tahun.

Seri C memiliki target Rp300 miliar, dengan imbal hasil sebesar 6,50% per tahun selama 7 tahun.

Seri D memiliki target Rp767,65 miliar dengan imbal hasil terbesar 6,75% selama 10 tahun.

Baca Juga: Kolaborasi Baru ITDC dan IAS Property Indonesia, Fokus pada Penyediaan Layanan Travel Management Corporate

Sebagian besar dana terhimpun akan digunakan JSMR untuk melakukan penyetoran modal kepada anak usaha PT Jasamarga Japek Selatan (JJS), dengan nilai sebesar Rp1,3 triliun.

Besaran nominal itu akan setara dengan 1,3 juta lembar saham JJS dan JSMR akan memiliki 92,32% saham perusahaan tersebut.

Dana yang disuntikkan JSMR akan digunakan JJS sebagai tambahan dana untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan tol Jakarta Cikampek II Selatan.

Baca Juga: SDM Indonesia Ambil Alih Mayoritas Operasional Whoosh, Target 100 Persen Lokal Tahun Ini

Saat ini, progres pembangunan keseluruhan ruas Jakarta—Cikampek Selatan diklaim telah mencapai 75,78%. Jalan tol tersebut ditargetkan beroperasi secara bertahap, dengan seksi 2 dan 3 pada 2027 dan seksi 1 pada 2031.

Sementara itu, sisa dana hasil penawaran umum akan dialokasikan untuk melakukan penyetoran modal sebesar 767.650 lembar saham kepada anak usaha PT Jasamarga Jogja Bawen. Selepas penambahan modal ini, JSMR bakal menggenggam 70,38% saham JJB.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini