Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak mendiskusikan sejumlah aspek teknis, mulai dari pemenuhan kebutuhan teknis, pengukuran lapangan, hingga negosiasi harga sebelum memasuki tahap manufaktur dan pengiriman perangkat menuju instalasi.
Baca Juga: Sambut Nyepi 2026, InJourney Hospitality Hadirkan Pengalaman Menginap Sarat Makna di Bali
Adapun pemasangan perdana teknologi Flow2Max di EDC Filipina tersebut ditargetkan pada Juni 2026.
Manager Ops. Asset Management & Optimization PGE Jati Permana Kurniawan menyatakan, PGE dan EDC sepakat memperkuat kerja sama strategis.
“Kami berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi ini, tidak hanya implementasi teknologi, tetapi juga melalui pertukaran pengetahuan dan penguatan kapabilitas teknis guna mendorong kemajuan sektor panas bumi di tingkat global,” ungkap dia.***
Artikel Terkait
PGE Area Lumut Balai Catat Kinerja Impresif 2024, Semakin Perkuat Transisi Energi Bersih dan Ketahanan Energi Nasional
PGE Raup Pendapatan US$101,51 Juta di Kuartal I 2025, Pacu Ekosistem Energi Berkelanjutan
PGE Area Kamojang Raih Pengakuan Internasional di AREA 2025 Lewat Program Gemah Karsa
PGE Ulubelu Dukung Pembangunan Jembatan Lawang Agung, Tingkatkan Akses Antar Kabupaten
PGE x Ecolab Hadirkan Flow2Max®, Inovasi Panas Bumi Indonesia Siap Mendunia