- 1 April 2026: 16.825 tiket terjual dari 157.316 tempat duduk (10,70%)
- 31 Maret 2026: 27.961 tiket terjual dari 159.190 tempat duduk (17,56%)
- 11 Maret 2026: 29.774 tiket terjual dari 159.152 tempat duduk (18,71%)
- 30 Maret 2026: 45.535 tiket terjual dari 159.196 tempat duduk (28,60%)
- 12 Maret 2026: 50.528 tiket terjual dari 158.950 tempat duduk (31,79%)
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Ngabuburit Hits di Jakarta untuk Menunggu Waktu Berbuka
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa arus perjalanan Lebaran umumnya didominasi keberangkatan dari Jakarta dan wilayah barat menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sebaliknya, untuk perjalanan dari arah timur menuju Jabodetabek, tingkat keterisian masih relatif lebih rendah.
“Momentum libur Lebaran dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyusun perjalanan lebih awal.
Baca Juga: Wind Mill Tower Tembus Kanada, Pelindo Regional 2 Banten Optimalkan Pelabuhan Ciwandan
"Bagi mahasiswa dan pekerja asal Jabodetabek yang saat ini berada di Yogyakarta, Semarang, Solo, maupun Surabaya, pilihan jadwal kembali masih cukup terbuka dengan tingkat keterisian yang lebih rendah,” ujar Anne.
Ia juga menyarankan agar pelanggan mempertimbangkan tanggal dengan okupansi yang lebih rendah atau memanfaatkan skema connecting train guna memperoleh kombinasi rute dan waktu keberangkatan yang paling sesuai dengan kebutuhan.
KAI menegaskan akan terus memantau perkembangan penjualan tiket sekaligus memastikan kesiapan operasional agar Angkutan Lebaran 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat secara optimal.***
Artikel Terkait
Diskon 30%, Tiket KAI Kelas Ekonomi Komersial untuk Mudik Lebaran Masih Tersedia
Tiket KAI Periode Lebaran 2026 Laris Manis, 1,65 Juta Kursi Sudah Terjual
KAI Logistik Catat Lonjakan Pengiriman KA Kontainer, Dorong Solusi Logistik Ramah Lingkungan
Perkuat Layanan Angkutan Lebaran 2026, KAI Services Tambah 1.765 Personel
KAI Services Siagakan 1.765 Personel Tambahan untuk Amankan Angkutan Lebaran 2026