Pengembangan CMS oleh Len dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemampuan teknologi pertahanan nasional.
Sistem ini dirancang agar dapat diterapkan pada berbagai platform kapal TNI Angkatan Laut serta didukung layanan pemeliharaan dan purna jual di dalam negeri dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi.
Selain CMS, Len juga memperkenalkan Tactical Data Link (TDL) LINK ID, sistem yang memungkinkan pertukaran data taktis secara real time antar berbagai platform militer.
Teknologi ini dapat menghubungkan kapal perang, pesawat, kendaraan tempur (ranpur), kendaraan taktis (rantis), hingga pusat komando dan kendali operasi (puskodal).
Baca Juga: Banyak Wisatawan Sudah Masukkan ke Wishlist, 6 Destinasi Jogja Ini Cocok Dikunjungi Saat Lebaran
Sistem tersebut mendukung koordinasi taktis dalam operasi gabungan lintas matra dan multi platform secara lebih efektif dan aman melalui jaringan radio komunikasi, satelit komunikasi, serta jaringan komunikasi terestrial.
Dalam aspek navigasi kapal, Len turut mengembangkan Navigation Data Distribution Unit (NDDU) CENTRINAV.
Sistem ini berfungsi sebagai pusat distribusi data navigasi dari berbagai sensor navigasi ke sejumlah sistem lain di kapal yang membutuhkan informasi tersebut, seperti CMS, Electronic Chart Display and Information System (ECDIS), sistem persenjataan, hingga radar pengawasan.
Dengan teknologi ini, seluruh sistem di kapal dapat beroperasi secara sinkron dengan tingkat akurasi data yang tinggi.
Direktur Utama Len Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D mengatakan pengembangan berbagai teknologi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung modernisasi alutsista nasional.
“Pengembangan teknologi CMS, NDDU, dan TDL ini merupakan bagian dari komitmen Len untuk mendukung modernisasi alutsista sekaligus memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.
Baca Juga: PT TIMAH Distribusikan Paket Sembako di Kabupaten Bangka Barat, Warga Merasa Terbantu
"Kami terus mengembangkan teknologi yang mampu mengintegrasikan sensor, komunikasi, navigasi, hingga sistem persenjataan dalam satu sistem terpadu, sehingga dapat meningkatkan efektivitas operasi militer serta kecepatan pengambilan keputusan di medan operasi,” ungkap Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D
Artikel Terkait
PT Len Industri dan Viettel Perkuat Sinergi Pertahanan Indonesia–Vietnam
Kolaborasi Len Industri dan RussTech Perkuat Infrastruktur IT dan Cybersecurity Nasional
Len Runity 2025, Ajang Lari Sambil Berbagi Bersama PT Len Industri
Identifikasi Tingkat Kerusakan di Sumatra, Len Kerahkan Pengawasan Dari Langit
Len Industri Perkuat Operasional Radar Cuaca BMKG Saat Nataru