Len Industri Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang, Siap Perkuat Pertahanan Indonesia

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 12 Maret 2026 | 13:00 WIB
Len Industri pamerkan teknologi inti sistem tempur kapal perang, termasuk CMS MANDHALA Mk2 untuk dukung kemandirian industri pertahanan. (len.co.id)
Len Industri pamerkan teknologi inti sistem tempur kapal perang, termasuk CMS MANDHALA Mk2 untuk dukung kemandirian industri pertahanan. (len.co.id)

Pengembangan CMS oleh Len dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemampuan teknologi pertahanan nasional.

Baca Juga: Lowongan Kerja PT Mitra Utama Madani Dibuka hingga 25 Maret 2026, Butuh Account Officer di Kota-Kota Ini

Sistem ini dirancang agar dapat diterapkan pada berbagai platform kapal TNI Angkatan Laut serta didukung layanan pemeliharaan dan purna jual di dalam negeri dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi.

Selain CMS, Len juga memperkenalkan Tactical Data Link (TDL) LINK ID, sistem yang memungkinkan pertukaran data taktis secara real time antar berbagai platform militer.

Teknologi ini dapat menghubungkan kapal perang, pesawat, kendaraan tempur (ranpur), kendaraan taktis (rantis), hingga pusat komando dan kendali operasi (puskodal).

Baca Juga: Banyak Wisatawan Sudah Masukkan ke Wishlist, 6 Destinasi Jogja Ini Cocok Dikunjungi Saat Lebaran

Sistem tersebut mendukung koordinasi taktis dalam operasi gabungan lintas matra dan multi platform secara lebih efektif dan aman melalui jaringan radio komunikasi, satelit komunikasi, serta jaringan komunikasi terestrial.

Dalam aspek navigasi kapal, Len turut mengembangkan Navigation Data Distribution Unit (NDDU) CENTRINAV.

Sistem ini berfungsi sebagai pusat distribusi data navigasi dari berbagai sensor navigasi ke sejumlah sistem lain di kapal yang membutuhkan informasi tersebut, seperti CMS, Electronic Chart Display and Information System (ECDIS), sistem persenjataan, hingga radar pengawasan.

Baca Juga: Lebih dari 3.000 Perwira Pertamina Drilling Pastikan Operasional Pengeboran Tetap Berjalan Normal Selama Ramadhan

Dengan teknologi ini, seluruh sistem di kapal dapat beroperasi secara sinkron dengan tingkat akurasi data yang tinggi.

Direktur Utama Len Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D mengatakan pengembangan berbagai teknologi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung modernisasi alutsista nasional.

“Pengembangan teknologi CMS, NDDU, dan TDL ini merupakan bagian dari komitmen Len untuk mendukung modernisasi alutsista sekaligus memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.

Baca Juga: PT TIMAH Distribusikan Paket Sembako di Kabupaten Bangka Barat, Warga Merasa Terbantu

"Kami terus mengembangkan teknologi yang mampu mengintegrasikan sensor, komunikasi, navigasi, hingga sistem persenjataan dalam satu sistem terpadu, sehingga dapat meningkatkan efektivitas operasi militer serta kecepatan pengambilan keputusan di medan operasi,” ungkap Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: len.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini