Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026 Digelar, KAI Siap Layani Mobilitas Pemudik

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 19:00 WIB
KAI menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Gambir sebagai tanda kesiapan menghadapi lonjakan penumpang selama mudik. (DOK.PT KAI)
KAI menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Gambir sebagai tanda kesiapan menghadapi lonjakan penumpang selama mudik. (DOK.PT KAI)

Selain itu, KAI turut berpartisipasi dalam program Mudik Asyik Bersama BUMN serta program Motor Gratis dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian dengan menyediakan 56.392 kursi bagi pemudik.

Baca Juga: Beli Tiket PP DAMRI Sekaligus Hemat 10%, Nikmati Diskon Spesial Mudik Lebaran Sampai 31 Maret 2026

Dari sisi kesiapan operasional, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi juga melakukan ramp check terhadap sarana dan prasarana.

Pemeriksaan ini mencakup kondisi kereta, jalur rel, sistem keselamatan, hingga standar pelayanan di stasiun.

Untuk memperkuat layanan di lapangan, KAI menyiapkan 3.028 petugas tambahan yang ditempatkan di berbagai titik, mulai dari pelayanan pelanggan, pengamanan, kebersihan, hingga penjagaan perlintasan sebidang.

Baca Juga: BTN Buka Dua Loker IT, Simak Posisi Serta Kualifikasi Lengkapnya

KAI juga memperkuat sistem digital melalui peningkatan Rail Ticketing System yang telah dimigrasikan pada Januari 2026.

Sistem ini mampu menangani antrean transaksi hingga 25.000 transaksi per menit, sehingga proses pembelian tiket diharapkan lebih stabil saat permintaan meningkat.

Selain itu, KAI menghadirkan layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan dengan konfigurasi kursi 3–2 untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dengan tarif yang tetap terjangkau.

Baca Juga: Mudik Aman Bersama Balita, Ini Daftar Barang Wajib yang Perlu Disiapkan Orang Tua

Untuk perjalanan terjauh relasi Pasarsenen–Lempuyangan, tiket kereta ini dijual mulai Rp175.000.

Upaya peningkatan keselamatan juga terus dilakukan, terutama di perlintasan sebidang yang jumlahnya lebih dari 3.700 titik di berbagai wilayah.

Sepanjang 2025 hingga Februari 2026, KAI bersama berbagai pihak telah menutup atau menyempitkan 361 perlintasan guna mengurangi risiko kecelakaan.

Baca Juga: PNM Dorong Perempuan Prasejahtera Bangkit, Program Mekaar Jangkau 22,9 Juta Nasabah

Hingga 13 Maret 2026 pukul 07.00 WIB, penjualan tiket kereta jarak jauh dan lokal yang dikelola KAI telah mencapai 2.822.637 tiket, dan diperkirakan masih akan terus bertambah mendekati puncak arus mudik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: Kai.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini